Berita

Pesawat kepresidenan/Net

Politik

Punya Pesawat Kepresidenan Baru, Ini Alasan Jokowi

JUMAT, 28 FEBRUARI 2020 | 19:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mempunyai pesawat kepresidenan tambahan dengan menyewa sebuat pesawat Garuda Indonesia.

Pesawat tipe Boeing 777-300ER dikatakan Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, akan membawa Jokowi ke Amerika Serikat pada Maret untuk menghadiri KTT AS-ASEAN dan undangan Presiden AS Donald Trump.

Pemilihan pesawat milik Garuda Indonesia sendiri, menurut Heru bertujuan untuk menghemat anggaran dan efisiensi waktu.


“Waktu tempuh maksimal penerbangan dari Boeing 777-300ER adalah 14 jam sehingga penerbangan dari Jakarta ke Las Vegas, lokasi KTT berlangsung, dengan pesawat berbadan lebar ini dapat ditempuh hanya dengan satu kali transit,” ujar Heru pada Jumat (28/2).

Jika dibandingkan dengan pesawat kepresidenan Indonesia-1 (BBJ-2) yang digunakan Presiden saat ini, yaitu tipe Boeing 737-800, jarak tersebut harus ditempuh dengan beberapa kali transit, sehingga perjalanan bisa mencapai dua hari.

“Manfaat lainnya dengan waktu maksimal penerbangan di atas 12 jam adalah tempat transit dapat dipilih negara yang aman dari penyebaran virus corona,” lanjutnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Lebih lanjut, penghematan anggaran juga dapat dilakukan karena menteri pendamping akan berada dalam satu pesawat, sehingga akan jauh lebih murah dibandingkan jika para menteri pergi secara terpisah.

Ada pun, selama disewa, pesawat ini akan diberi lambang dan dan tulisan Republik Indonesia di badan pesawat, sesuai dengan protokol negara untuk sebuah pesawat kepresidenan.

Terlebih, saat ini, BBJ-2 saat ini sudah waktunya menjalani perawatan dan pemeliharaan rutin tahunan, yang bertepatan dengan kepergian Jokowi ke Amerika Serikat.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya