Dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 30, Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) memberikan apresiasi terhadap 16 rekoris yang memberikan inspirasi masyarakat Indonesia.
Pemberian rekor ini merupakan rangkaian HUT ke-30 MURI dengan menggelar acara MURI Award di Jaya Suprana Institute Mall of Indonesia, Kelapa Gading pada Jumat (28/2).
"Sebagai apresiasi terhadap insan Indonesia terpilih atas gebrakannya dalam menginspirasi masyarakat," kata pendiri yang juga Ketua Umum MURI, Jaya Suprana, Jumat (28/2).
Acara MURI Award ini dihadiri para rekoris yang akan menerima penghargaan dari MURI atas prestasinya.
Ke-16 rekoris ini memiliki kategori yang berbeda-beda, di antaranya pertama rekor diberikan kepada Ade Rai dalam kategori trainer. Ade Rai berhasil menurunkan 110 kilogram berat badan anak yang memiliki bobot terberat secara sehat dalam waktu tiga tahun.
Anak yang berhasil diturunkan berat badannya ialah Aria Permana. Aria Permana pun juga memperoleh Award sebagai anak yang berhasil menurunkan berat badan terberat selama tiga tahun sebanyak 110 kilogram.
Selanjutnya, award diberikan kepada ELPALA SMAN 68 sebagai tim pelajar Indonesia pertama yang berhasil mencapai puncak Gunung Elbrus.
Kemudian Award diberikan kepada Matthew Richard (15) dan Jonathan Philip (13) dengan kategori pelajar bersaudara termuda yang berhasil mencapai puncak Gunung Kilimanjaro.
Tak hanya itu, MURI juga memberikan award terhadap kaum disabilitas yakni kepada Barista Tuli pertama di Indonesia. Award itu diberikan langsung kepada Tri Erwinsyah Putra.
Selanjutnya, sebuah perusahaan PT KK Indonesia diberi award karena sebagai perusahaan
Direct Selling yang mengunjungi negara terbanyak, yakni sebanyak 37 negara.
Kemudian award juga diberikan kepada Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia (PPI Dunia) yang menggelar Webinar terlama selama 100 jam tanpa henti.
MURI juga memberikan award kepada Mardin Baklava dan Patisserie dengan kategori Baklava dengan harga tertinggi. Yakni seharga Rp 14 juta.
Lembaga yang didirikan Jaya Suparana juga memberikan award kepada Bryna Meivitawanli sebagai perempuan Indonesia termuda peraih gelar doktor di perguruan tinggi Tiongkok, yakni pada usia 25 tahun.
Seorang anak perempuan di usia 13 tahun pun juga diberikan rekor. Dia adalah Beatrice Anggraini Pramana sebagai anak perempuan pemilik rambut terpanjang sepanjang 140 sentimeter.
Kemudian, seorang atlet Parahlayang tertua yakni berusia 79 bernama Julius Early Rawis juga diberikan award.
Selanjutnya pria bernama Sofian yang mampu mendirikan telur di atas jenis terbanyak yakni sebanyak 25 jenis benda berbeda.
Rekor selanjutnya diberikan kepada Anneke A. Polak sebagai penghafal 217 ayat Alkitab. Band Playsets sebagai band pimpinan jenderal, dan Ir. Sayono sebagai inventor Superpave Grade PG 60-16 dan PG 70-16 berkualitas dunia.