Berita

Aksi KNPI di depan Balaikota Jakarta/RMOL

Nusantara

Masyarakat Kepulauan Seribu Pasrah Pulau Sebaru Kecil Jadi Lokasi Observasi WNI

JUMAT, 28 FEBRUARI 2020 | 17:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masyarakat Kepulauan Seribu hanya bisa pasrah apabila pemerintah tetap menjadikan Pulau Sebaru Kecil sebagai lokasi observasi terhadap 188 WNI yang dievakuasi dari Kapal Pesiar World Dream yang dikhawatirkan tertular Covid-19.

Demikian disampaikan oleh Ketua DPD II KNPI Kepulauan Seribu, Lukman Hadi saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (28/2).

Meski demikian Lukman menjelaskan, masyarakat Kepulauan Seribu akan menerima keputusan pemerintah tersebut dengan beberapa catatan serta jaminan.


"Kita minta pemerintah menyiapkan  dokter dan psikiater untuk di tempat kan di pulau-pulau penduduk serta harus ada pendeteksi di pulau penduduk itu. Kenapa? Itu sebagai upaya pencegahan akibat observasi yang ada disana," tegas Lukman.

Masyarakat juga meminta pemerintah pusat dan daerah memberi kompensasi berupa jaminan kesehatan.

Salah satunya minta diberikan fasilitas kesehatan, posko kesehatan, dan alat pendukung lainnya kepada masyarakat di wilayah terdekat yang dapat mendeteksi virus corona.

Selain itu, masyarakat meminta Kementerian Kesehatan RI wajib melakukan sosialisasi dan membuka fakta dan data dari 188 WNl yang akan diobservasi.

Terakhir, masyarakat pun meminta Pemerintah Pusat memberikan garansi keamanan terkait dengan kelangsungan sektor pariwisata yang selama satu dekade ini menjadi sumber ekonomi masyarakat selain perikanan.

Sampai dengan saat ini, lanjut Lukman Hadi, masyarakat dan juga KNPI  tidak pernah diajak bicara oleh pemerintah kabupaten soal penetapan Pulau Sebaru sebagai lokasi Observasi.

Oleh sebab itu, bertepatan dengan hari ini pula, KNPI melayangkan aksi protes di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat.

Bahkan masyarakat Kepulauan Seribu pun mengirimkan surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo dan telah menuliskan tanda tangannya sebanyak 1.300 warga sebagai bentuk dukungannya agar pemerintah dapat meninjau ulang penetapan Pulau Sebaru Kecil sebagai lokasi observasi.

"Nah sekarang kami diundang untuk berdialog dengan Pemkab Kepulauan Seribu di Gedung Mitra Praja, Sunter dan kita ambil kesempatan itu untuk berdialog. Tapi hasil seperti apa kami belum tahu karena baru akan dimulai," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya