Berita

Banjir Jakarta/Net

Nusantara

Penanganan Banjir Jakarta Bukan Hanya Soal Manajemen Saluran Air

JUMAT, 28 FEBRUARI 2020 | 15:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Banjir adalah masalah rutin yang dihadapi ibukota dan sekitarnya. Semakin padatnya populasi ditambah isu perubahan iklim semakin menambah tingkat keparahan banjir Jakarta.

Untuk saat ini, dikatakan oleh Ahli Lingkungan dari United Nations University (UNU), Riyanti Djalante, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menangani banjir saat ini. Utamanya untuk mengelola air.

"Nah solusinya misalnya penampungan air, water retention, kemudian penanaman pohon, kemudian room for the river, jadi memberi ruang yang lebih luas kepada sungai," ujar Riyanti.


Setelah itu, kata Riyanti, solusi selanjutnya merupakan institusi, mulai dari pemerintah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan semua masyarakat terdampak. Di mana selain itu, pemerintah juga harus fokus kepada masyarakat, khususnya masyarakat miskin Jakarta.

"Solusi mereka dipindahkan, kemudian ada juga pembangunan rumah untuk warga masyarakat miskin yang terdampak banjir. Nah itu memang juga saya pikir sudah dan harus mungkin tetap diteruskan," katanya.

Kendati begitu, Riyanti mengungkapkan, banjir Jakarta juga merupakan faktor dari prioritas pemerintah untuk melakukan pembangunan. Oleh karena itu, sistem penanganan banjir dalam segi teknis perlu ditingatkan seiring dengan pembangunan infrastruktur.

"Infrastruktur itu hal yang penting, dasar dulu sebelum kita mulai dari yang lain," pungkas Riyanti.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya