Berita

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy/Net

Politik

Pemerintah Masih Melobi Arab, Minimal Yang Sudah Landing Diperbolehkan Umrah

JUMAT, 28 FEBRUARI 2020 | 01:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penangguhan sementara perjalanan umroh dan kunjungan ke masjid Nabawi dari Kementrian Luar Negeri Arab Saudi mendorong pemerintah Indonesia untuk melakukan lobi terkait perizinan umroh bagi WNI yang sudah terlanjur atau akan landing di Arab Saudi.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy usai memimpin rapat koordinasi tingkat menteri terkait langkah pemerintah terhadap nasib jamaah umrah asal Indonesia di lantai 8 Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat No 3, Jakarta Pusat, Kamis (27/2).

"Pemerintah Indonesia telah melakukan komunikasi dengan Pemerintahan Arab Saudi, antara lain agar jamaah yang sedang melakukan ibadah dapat melakukan ibadah ziarahnya, agar yang sudah terlanjur atau akan mendarat diizinkan untuk tetap melanjutkan ibadah," ujar Muhadjir Effendy.


Hingga kini, pemerintah Indonesia masih menunggu respons dari pemerintah Arab Saudi terkait permohonan yang diajukan tersebut.

Perihal biaya akomodasi para jamaah yang sudah terlanjur ada akan landing di Arab Saudi, Muhadjir mengaku akan mengadakan pertemuan kembali untuk membahas hal tersebut secara lebih lanjut.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sementara waktu menangguhkan kunjungan ke negara tersebut, baik untuk tujuan umroh maupun kunjungan ziarah ke Masjid Nabawi.

Kebijakan tersebut diambil menyusul penyebaran virus novel corona (Covid-19) dalam beberapa waktu terakhir.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya