Berita

Pendiri PAN, Amien Rais/Net

Politik

Pengamat: Harusnya Amien Rais Merangkul, Bukan Memukul

JUMAT, 28 FEBRUARI 2020 | 00:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais akhirnya muncul ke publik pasca Kongres V PAN yang memutuskan petahana Zulkifli Hasan kembali menjabat sebagai Ketua Umum PAN periode 2020-2025.

Namun dalam pernyataan yang disampaikan melalui sebuah rekaman video yang beredar, Amien mengatakan sejak awal kongres sudah dimulai dengan kerusakan.

Bahkan ia menyebut partainya telah menyuguhkan demokrasi jadi-jadian.


"Bukan Amien Rais namanya jika enggak bisa buat pernyataan politik bombastis," kata pengamat politik Igor Dirgantara kepada Kantor Berita Politik RMOL dalam merespons pernyataan Amien, Kamis (27/2).

Pernyataan Amien tersebut pun disayangkan. Sebab menurut Igor, Amien Rais akan selalu dihormati kader hingga elite PAN, siapapun ketua umumnya.

Seharusnya, lanjut Igor, pasca Kongres PAN di Kendari menjadi momen untuk bersatu membangun soliditas guna menghadapi Pilkada 2020 yang sudah di depan mata dan perhelatan Pemilu 2024 nanti.

"Mengkritik PAN yang dia (Amien Rais) dirikan di masa awal reformasi, itu sama saja mengkritik dirinya sendiri dan kebijakannya di PAN," kritiknya.

Sebagai tokoh yang sangat berpengaruh di PAN, peran Amien Rais masih dibutuhkan sebagai simbol persatuan. Namun sayang, hal itu justru tak diperlihatkan dalam kemunculan perdana mantan Ketua MPR RI itu pasca kongres.

"Saat ini lebih pas jika Amien Rais melakukan opsi merangkul, bukan memukul. Karena pemerintah lewat Kemenkumham diprediksi akan tetap mengesahkan hasil Kongres PAN kemarin," tandas Director Survey and Polling Indonesia (SPIN) tersebut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya