Berita

KBRI Seoul/Net

Dunia

Pasien Corona Terdeteksi Di Yeouido, KBRI Seoul Tutup Sementara

KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 | 23:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Temuan satu kasus positif corona baru (Covid-19) di Yeouido, Seoul, Korea Selatan langsung direspons cepat oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul, Korea Selatan.

Sebagai langkah pencegahan, Kantor KBRI dan IIPC Seoul ditutup untuk sementara waktu. Penutupan ini akan dimulai Jumat (28/2) hingga waktu yang belum ditentukan.

Berkenaan dengan penutupan tersebut, Staf KBRI dan IIPC Seoul akan bekerja dari kediaman masing-masing.


Penutupan juga berlaku untuk loket layanan publik untuk pengurusan visa, paspor dan jasa-jasa konsuler. Di sisi lain, masyarakat yang hendak melaporkan kasus darurat dapat menghubungi hotline yang telah disediakan di nomor +82-10-5394-2546.

"Penutupan layanan ini hanya bersifat sementara, untuk memastikan kondisi pelayanan yang kondusif sehubungan dengan merebaknya wabah virus  Covid-19 yang sudah menjangkiti korban dengan radius dekat kantor pelayanan KBRI," demikian pernyataan Dubes RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (27/2).

Umar Hadi melanjutkan, penutupan tersebut juga sesuai dengan kebijakan pemerintah setempat untuk mengurangi perkumpulan massa dalam jumlah besar di waktu dan tempat yang sama.

Ia memastikn, kedutaan bersama dengan tim inti Satgas Bahaya Covid-19 terus bekerja 24 jam nonstop di Posko KBRI Seoul dan Posko Aju (dekat Daegu) untuk terus melakukan langkah-langkah perlindungan WNI di Korea Selatan.

"Langkah-langkah pengamanan ekstra dan sterilisasi komplek KBRI Seoul dan kantor IIPC Seoul terus dilakukan. Hotline Posko KBRI Seoul +82-10-5450-2181. Nomor telepon hotline Posko Aju +82-10-3601-9980," tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya