Berita

Babeh Ridwan Saidi (berdiri)/RMOL

Politik

Ridwan Saidi: Jaga Persatuan, Elite Pemerintah Harus Tahan Diri Keluarkan Kata Yang Tidak Baik

KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 | 22:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Perpecahan persatuan bangsa Indonesia bukan hanya diakibatkan perseteruan masyarakat. Melainkan juga diakibatkan pernyataan-pernyataan elite pemerintah yang tidak mendidik.

Begitu disampaikan Budayawan Betawi, Ridwan Saidi saat diskusi di Warung Makar milik aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma di Jalan Pancoran, No. 10, Glodok, Jakarta Barat.

Menurut Babeh Ridwan sapaannya, ia mengaku prihatin melihat jagad media sosial yang penuh dengan caci makian terhadap sesama rakyat Indonesia.


"Kita capek kalau kaya begini terus, mari kita sekarang memperkuat diri kita masing-masing jangan ada masalah-masalah hubungan terganggu antar kelompok-kelompok dalam masyarakat, kelompok-kelompok agama," ucap Babeh Ridwan, Kamis (27/2).

Bahkan kata Babeh Ridwan, perpecahan persatuan bangsa Indonesia bukan hanya dilakukan oleh rakyat Indonesia. Melainkan juga para elite pemerintah yang sering melontarkan pernyataan-pernyataan yang membuat gaduh di tengah-tengah masyarakat.

"Kita saling mendidik lah, pihak elite pemerintahan juga menahan diri dari bercakap-cakap yang enggak penting, dari mengeluarkan kata-kata yang tidak baik," tegasnya.

Bahkan, Babeh Ridwan pun memberikan contoh pernyataan elite pemerintah yang membuat perpecahan persatuan bangsa Indonesia.

"Orang beda pendapat, "saya bungkam mulut kamu nanti". Itu kan enggak boleh petinggi ngomong begitu. Gunakanlah bahasa-bahasa yang baik, jangan "saya bungkam kau"," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya