Berita

Politisi muda PKS, Indra/Net

Politik

Indra: Tidak Aneh Pemilih PKS Unggulkan Anies Baswedan

KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 | 11:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

PKS tidak heran kader dan simpatisan partai menjagokan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

Survei Median yang dirilis beberapa hari lalu, menempatkan tingkat elektabilitas Anies ada di bawah Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

Dan dari 10 besar figur yang dipotret Median, Anies paling unggul pada pemilih PKS. Anies dipilih pemilih PKS sebesar 51,7 persen, sementara Prabowo hanya 12,9 persen.


"Tidak ada yang aneh," kata politisi muda PKS, Indra menanggapi rilis survei tersebut, Kamis (27/2).

Mantan anggota DPR ini menjelaskan, pemilih PKS punya karakteristik tersendiri. Biasanya akan memilih pemimpin yang terdidik, rasional, religiusitas tinggi, bertanggung jawab, dan punya karekter.

Jadi, lanjut Indra, wajar pemilih PKS mengunggulkan Anies karena kriteria-kriteria tersebut ada pada diri mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Namun, hingga saat ini PKS belum menatap ke arah sana. PKS masih terus bekerja dan berkhidmat untuk rakyat dan bangsa, apalagi Pemilu 2019 belum lama digelar.

Di internal PKS sendiri, Indra mengatakan, partainya tidak kekurangan stok. Ada Salim Segaf Al-Jufri, M. Sohibul Iman, Hidayat Nur Wahid, dan lain sebagainya.

"Tapi sekali lagi, belum ada keputusan partai, nanti ada saatnya. Dan perlu kami sampaikan, ada tidak ada pemilu, ada tidak ada pilkada, PKS akan selalu hadir di tengah masyrakat," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya