Berita

Mendagri Tito Karnavian/Net

Politik

PDIP Ingatkan Mendagri Soal Hak Pilih Warga Korban Lumpur Lapindo

KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 | 10:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Anggota Komisi II DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan Johan Budi mengingatkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk tetap menjaga hak pilih warga yang desanya terdampak lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.

Ia mengaku, dirinya konsen pada masalah pelaksanaan Pilkada. Ia menduga ada hal-hal yang belum disampaikan dan diketahui oleh Mendagri, terkait data penduduk beberapa desa di Sidoarjo yang desanya sudah tenggelam akibat lumpur Lapindo.

Johan menguraikan, ada empat desa terdampak lumpur Lapindo yang warganya masih terdaftar sebagai pemilih dalam Pilkada Sidoarjo di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).


"Kemarin kami berkunjung ke Sidoarjo, ada hal yang mungkin belum sampai ke Pak Mendagri, yaitu hilangnya atau tenggelamnya beberapa desa di Sidoarjo akibat lumpur Lapindo. Sempat mengemuka ternyata data itu belum dihapus, sementara penduduk yang tercatat di empat atau lima desa itu masih terdaftar di KPUD sebagai peserta Pilkada saat Sidoarjo mengadakan Pilkada,” ucap Johan, dalam Rapat Kerja (Raker)  Komisi II DPR RI dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di kompleks DPR-MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2).

"Namun, dari hasil rapat kami dengan Bupati Sidoarjo dan KPUD, katanya data penduduk itu masih ada di Kemendagri. Jadi mohon ini ditindaklanjuti," lanjut Johan.

Johan melanjutkan, jika desa-desa itu sudah tidak ada secara fisik, namun penduduknya tetap harus dijaga hak pilihnya. Sebab, para penduduk itu juga warga Sidoarjo.

"Penduduk disitu masih memiliki KTP desa yang secara fisik sudah tidak ada. Jadi pak Mendagri harus memperhatikan ini untuk menjaga hak pilih mereka," ujar Johan lagi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya