Berita

Pengamat politik dari Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Banjir DKI Mudah Ditangani Saat Jadi Presiden, IPO: Itu Pemikiran Salah

KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 | 07:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan menjadi presiden akan lebih mudah mengatasi banjir DKI Jakarta dinilai merupakan pemikiran yang tidak benar. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI juga punya andil dalam menyelesaikan masalah akut tersebut.

“Jadi meskipun sungai-sungai besar di Jakarta menjadi tanggung jawab negara, tetapi provinsi pun punya andil," ujar pengamat politik dari Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/2).

Persoalan banjir, kata Dedi merupakan masalah yang harus dihadapi dengan cara politik ekologi yang baik dan bukan persoalan kekuasaan.


"Jadi, yang diperlukan bukan lagi soal struktur kekuasaan, tetapi lebih pada itikad politik ekologi. Jakarta perlu membuat terowongan air, terutama kawasan padat infrastruktur, baik hunian maupun perkantoran," tegas Dedi.

Jika menganggap kekuasaan yang lebih tinggi mampu mengatasi persoalan banjir di Jakarta, maka hal itu tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi saat ini.

Sebagai solusi, Dedi menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta dapat mengadopsi ide besar dari Gubernur sebelum Jokowi, yakni Fauzi Bowo alias Foke. Ide yang dimaksud Dedi ialah Jakarta Urgent Flood Mitigation Project (JUFMP).

“Program yang diperlukan Jakarta untuk mengatasi masalah banjir. Andai dalam politik kita tidak ada gengsi meneruskan ide pendahulu, sebenarnya akan lebih cepat teratasi," pungkas Dedi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya