Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Politik

Memaknai Hasil Survei, Menjadi Suksesor Jokowi Atau Langkah Halus Menjegal Anies

KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 | 05:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hasil riset beberapa lembaga survei yang menempatkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai sosok kuat untuk Pilpres 2024 menarik perhatian publik, tak terkecuali para pemerhati politik.

Menurut Direktur Eksekutif Survey and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, ada dua hal yang bisa dimaknai dalam hasil riset yang menempatkan Anies lebih unggul dibanding para kepala daerah lain.

"Pertama, success story Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta kemudian menjadi kepala negara juga berpeluang diikuti oleh Anies Baswedan di 2024," kata Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/2).


Menurutnya, potensi Anies menjadi the next president RI sangat terbuka lebar lantaran memiliki popularitas dan elektabilitas tertinggi dibandingkan kepala daerah lainnya.

"Anies digadang sebagai salah satu 'the rising star' untuk maju sebagai "capres" pada Pemilu berikutnya dari unsur kepala daerah. Asumsinya, ada tren positif atas figur Anies di survei menuju Pemilu 2024," sambungnya.

Di luar itu, ada faktor lain yang patut dicermati di balik kemunculan Anies di survei. Mengingat gelaran Pilpres 2024 masih cukup panjang, riset tersebut bisa saja sebagai 'pukulan' bagi sang gubernur.

"Kedua, ini adalah cara halus yang diharapkan agar Anies Baswedan gagal mengikuti jejak Jokowi (fail story). Dimunculkan di awal sebagai 'warning' sekaligus mempersiapkan strategi politik di akhir untuk menjegal jalan Anies menuju RI-1," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya