Berita

Dirut PT Pertani, Maryono (kiri) /Istimewa

Bisnis

Lewat RUPS, Mantan Direktur Produksi Pupuk Kujang Nakhodai PT Pertani

KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 | 03:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertani (Persero) kini memiliki Direkur Utama Baru. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Rabu (26/2), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengangkat Maryono untuk menggantikan Febriyanto yang diberhentikan dengan hormat.

"Tentu ini amanah yang harus dijalankan. Saya berusaha bekerja dengan sebaik-baiknya. Apa yang sudah bagus harus dipertahankan," kata Maryono dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan rekam jejak kariernya, Maryono sebelumnya menjabat sebagai Direktur Produksi PT Pupuk Kujang. Kariernya dimulai pada tahun 1997 hingga menjabat sebagai General Manager Produksi Pupuk Kujang di tahun 2015-2016.


Maryono sendiri tercatata mendapat gelar sarjana jurusan Teknik Kimia dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1997). Dia kemudian medapat gelar Magister Manajemen dari STIE Prasetiya Mulya Jakarta pada tahun 2015.

PT Pertani merupakan BUMN yang dibentuk pada 1959 sebagai pionir yang fokus pada sektor pertanian. Dari waktu ke waktu, perseroan telah menjadi pelaku utama nasional di bidang agribisnis yang memproduksi, mengadakan serta memasarkan sarana produksi dan komoditi pertanian.

Sesuai strategis direction pemegang saham, Pertani diposisikan sebagai BUMN yang fokus pada usaha pergabahan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya