Berita

Anies Baswedan kembali 'diserang' melalui banjir/RMOL

Politik

Elektabilitas Anies Makin Perkasa, Wajar Banyak Yang Ingin Jegal

RABU, 26 FEBRUARI 2020 | 17:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Banjir adalah 'penyakit menahun' Kota Jakarta sejak zaman baheula. Saat kota ini masih bernama Batavia, Pemerintah Belanda  pun sudah kewalahan dengan genangan air yang kerap menerjang wilayah mereka.

Demikian yang disampaikan oleh pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/2).

Persoalan semakin rumit, lanjut Pangi, karena DKI Jakarta tidak punya kendali penuh untuk mengatasi persoalan ini. Sebab ada wilayah penyangga seperti Bogor dan lainnya yang punya keterlibatan dalam banjir yang melanda Jakarta. Bahkan menurutnya, silang pendapat dengan Pemerintah pusat menambah ruwet persoalan ini.


"Yang gampang itu berbicara 'lakukan koordinasi'. Begitu di lapangan nggak segampang itu untuk koordinasi, karena ego masing-masing kepala daerah kota penyangga," jelas Pangi.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini pun menegaskan, banjir Jakarta tidak bisa sepenuhnya menyalahkan Pemerintah dan Gubernur DKI Jakarta semata.

"Di mana peran pemerintah pusat? Bukannya dulu Pak Jokowi pernah berkomentar bahwa 'persoalan banjir dan macet di Jakarta bisa lebih mudah teratasi apabila saya terpilih menjadi presiden'?" sindir Pangi.

"Mestinya sekarang setelah Pak Jokowi menjadi presiden, lebih mudah koordinasi, sinergitas antara pemerintah daerah dan pusat," sambungnya.

Sebab, Jokowi bisa memerintahkan langsung Menteri PUPR, Menteri Lingkungan, Basarnas, juga Kepala Daerah penyangga termasuk Gubernur DKI untuk bersinergi atau menyelesaikan masalah di 13 sungai yang mengalir di Jakarta yang selama ini menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Maka, menurut Pangi, menjadikan Gubernur DKI sebagai orang paling bersalah adalah langkah yang tidak tepat. Selain itu, langkah DPRD DKI Jakarta yang ingin menjegal Anies lewat Pansus Banjir adalah kekeliruan dan bukan langkah bijak.

"Menjegal Anies agar tak terpilih menjadi presiden dengan kasus banjir apakah akan berhasil dan relevan? Wajar semua ingin menjegal, sebab elektabilitas Anies dari beberapa lembaga survei nasional masih perkasa dan posisi teratas, menjegal dari sekarang dianggap tepat," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya