Berita

Luhut Binsar Panjaitan/Net

Politik

Luhut Klaim 30 Investor Asing Siap Bangun Proyek Di Ibu Kota Baru

RABU, 26 FEBRUARI 2020 | 14:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur kembali dibahas oleh pemerintah dalam sebuah forum dialog bertajuk "Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara", yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jalan Gatot Soebroto, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (26/2).

Dalam acara ini, hadir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dalam pemaparannya, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap sejumlah perkembangan terkait proses pra pembangunan IKN. Salah satunya ialah soal ketertarikan investor asing dan aseng, untuk ikut serta dalam proses pembangunannya.  


"Banyak investor yang ingin turut membangun ibukota negara ini, seperti sekarang semua sudah ada 30 perusahaan-perusahaan besar," ucap Luhut Binsar Pandjaitan.

Dari 30 perusahaan yang ia klaim tertarik dengan proyek pembangunan IKN di Kalimantan Timur, beberapa diantaranya disebutkan Luhut.

"Dari Amerika ingin masuk, dari Jepang ingin masuk, dari Abu Dhabi masuk, Singapura, banyak sekali," kata mantan Komandan Satgas Tempur Khusus Pasukan Pemburu Kopassus ini.

Luhut Binsar Pandjaitan menambahkan, ke-30 investor ini akan mengerjakan enam klaster utama yang akan dibangun oleh pemerintah di tahap pertama. Diantaranya, gedung pemerintahan, entertainment, edukasi, research and development, kesehatan, dan pusat finansial.

Khusus untuk gedung pemerintahan, seluruh pembangunannya akan dilakukan oleh pemerintah melalui alokasi anggaran yang ada di dalam APBN. Sementara sisanya, lima klaster, akan dikerjakan bersama dengan investor asing ataupun aseng.

"Indonesia saat ini jadi bullish (uptrend) bagi investor, sehingga mereka betul-betul berminat untuk berinvestasi di negara kita," tambah Luhut Binsar Pandjaitan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya