Berita

Robert Rouw/Net

Politik

Politisi Nasdem Naik Pitam Kecewa Banjir Jakarta

RABU, 26 FEBRUARI 2020 | 14:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Politisi Nasdem Robert Rouw naik pitam saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljo.

Dalam rapat tersebut hadir juga Pemprov DKI Jakarta yang diwakili Deputi Tata Ruang Vera Revinasari, Bupati Bogor Bima Aria, Basarnas, BNPB hingga BMKG membahas penanganan banjir di Jakarta.

Anak buah Surya Paloh kecewa lantaran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berhalangan hadir dalam rapat tersebut.


Dia bahkan menyebut Kepala Daerah DKI Jakarta yakni Anies Baswedan tidak punya hati lantaran absen membahas persoalan krusial menyangkut warga DKI Jakarta.

"Pimpinan daerah tidak punya hati untuk memberikan kenyamanan kepada rakyat. Untuk apa kami punya perhatian besar, daerahnya tidak?," kata Robert Rouw di Ruang Rapat Komisi V, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (26/2).

Robert Rouw mengatakan, banjir kemarin saat membuat malu lantaran tempat-tempat strategis seperti Istana Negara tergenang air.

Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta tidak memiliki perhatian serius terhadap banjir. Dia lebih mengapresiasi Menteri PUPR Basuki Hadimuljo yang hadir rapat bersama Komisi V DPR.

"Sangat memalukan kita setiap tahun banjir, setiap tahun banjir. Banjir di depan mata kita sampai daerah-daerah elit masuk air Istana Negara pun banjir. Tidak ada perhatian dari kepala daerah, saya apresiasi menteri PUPR," keluhnya.

Robert Roue menyesalkan Anies Baswedan tidak mengikuti masukan dari Menteri PUPR untuk menangani banjir Jakarta. Dia bahkan menyindir Anies Baswedan sok jago.

"Kalau kita mau ikut apa yang disampaikan PUPR. Tidak usah lagi pimpinan daerah sok pintar lakukan itu. Maka itu bisa teratasi. Tidak usah sok jagolah, itu bukan orang bodoh yang buat itu ahli," pungkasnya.

Adapun siang ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah meninjau kondisi jembatan Waduk Ria Rio, Jalan Perintis Kemerdekaan, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya