Berita

Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Jauh Di Bawah Anies, AHY Harus Kerja Keras Lagi

RABU, 26 FEBRUARI 2020 | 10:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono mesti melakukan kerja-kerja politik lebih keras lagi untuk menaikan elektabilitas.

Sebab, elektabilitas AHY masih jauh tertinggal dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Demikian disampaikan pengamat politik dari IndoStrategi, Arif Nurul Imam, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/2).


"AHY tentu lebih berat ketimbang Anies Baswedan, dia harus kerja keras lagi dalam kerja politik," kata Arif Nurul Imam.

Kendati begitu, menurutnya, Anies Baswedan dan AHY sama-sama berpotensi maju pada Pilpres 2024. Meski sejauh ini elektabilitas Anies lebih unggul ketimbang AHY.

"Artinya tokoh muda seperti Anies Baswedan potensi maju dalam Pilpres 2024 karena memiliki modal elektabilitas," tutup Arif Nurul Imam.

Survei terbaru Indo Barometer: Prabowo Subianto (22.5 persen), Anies Baswedan (14.3 persen), Sandiaga Salahuddin Uno (8.1 persen), Ganjar Pranowo (7,7, persen), Tri Rismaharini (6,8 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (5,7 persen), Khofifah Indar Parawansa (3,3 persen), Ridwan Kamil (2,6 persen), Erick Thohir (2,5 persen), Mahfud MD (1,6 persen), dan Puan Maharani (1 persen).

Adapun hasil survei Median: Prabowo Subianto (18,8 persen), Anies Baswedan (15,8 persen), Sandiaga Uno (9,6 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (8,3 persen), Ridwan Kamil (5,7 persen), Ganjar Pranowo (5,5 persen), Khofifah Indar Parawansa (5,4 persen), Tri Rismaharini (3,3 persen), Mahfud MD (3,3 persen), dan Gatot Nurmantyo (1,6 persen).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya