Berita

Ilustrasi Indeks Kerawanan Pemilu/Net

Politik

Indeks Kerawanan Pemilu, Kabupaten Serang Tertinggi Se-Jawa

RABU, 26 FEBRUARI 2020 | 10:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengeluarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang merupakan implementasi pasal UU 228 huruf g 10/2016 dan pasal 93 ayat 1 huruf a UU 7/2017, sebagai bagian dari pencegahan.

Dalam data yang dirilis tersebut, IKP Kabupaten Serang menduduki posisi teratas di pulau Jawa, atau berada di urutan ke-13 secara nasional.

"Kabupaten Serang urutan 13 nasional, tertinggi se-Pulau Jawa," terang Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Didih M Sudih, Selasa (25/2), dikutip Kantor Berita RMOLBanten.


Data IKP baru-baru ini diluncurkan di Jakarta dihadiri Wakil Presiden KH Maruf Amin, Wakil Ketua Komisi 2 DPR RI, Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu Kabupaten/Kota Pilkada.

Data IKP ini erat kaitannya dengan kejadian atau perkara pada Pemilu 2019 dan Pilkada sebelum-sebelumnya khususnya di Banten.

"Antisipasi yang kami lakukan adalah mengoptimalkan pencegahan dan mengantisipasi pelanggaran di Pilkada 2020," katanya.

"Secara operasional adalah dengan mengintensifkan koordinasi dengan KPU dan stakeholder, meningkatkan edukasi masyarakat, meningkatkan keterbukaan informasi," sambungnya.

Komisioner Bawaslu Banten lainnya, Samani mengatakan, IKP yang baru dirilis tersebut nantinya akan di-update kembali setelah tahapan penetapan calon dan menjelang tahapan pungut hitung.

Menurutnya, IKP masing-masing daerah yang Pilkada bisa saja ada perubahan nantinya. Sesuai kondisi indikator penilaian yang dinamis.

"IKP yang sekarang adalah ikhtisar maksimal Bawaslu untuk memetakan potensi kerawanan Pilkada, sehingga bisa diantisipasi dengan sebaik baiknya," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya