Berita

Kapolri Jenderal Idham Azis/Net

Politik

Empat Bulan Jadi Kapolri, Apa Saja Prestasi Dan Yang Masih Harus Dilakukan Idham Azis?

RABU, 26 FEBRUARI 2020 | 08:47 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Tepat tanggal 1 Maret nanti, Jenderal Polisi Idham Azis sudah 4 bulan menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kapolri pada tanggal 1 November 2019.

Dengan telah masuknya usia jabatan Idham sebagai Kapolri pada bulan ke empat, maka tersisa 11 bulan lagi bagi Idham untuk memimpin Polri sebelum memasuki masa purna bakti.

Yang sangat tampak dengan dari kepemimpinan Idham adalah kerjasama dan sinergisitas antara Polri dan TNI semakin baik. 


Apa yang telah dirintis oleh Kapolri sebelumnya, yaitu Jenderal Tito Karnavian dalam menjalin dan meningkatkan kerjasama yang baik dengan jajaran TNI, dilanjutkan oleh Idham Azis dalam 4 bulan pertama dia menjabat sebagai Kapolri.

Hal lain yang paling pantas diapreasi dari Kapolri adalah perintah tegasnya pada akhir tahun 2019 agar seluruh jajaran Polri, harus tanggap dan sigap memberi bantuan pada masyarakat bila terjadi bencana alam dalam bentuk apapun.

Kapolri memang sedang menyiapkan pembentukan Satgas Bencana Alam pada tahun 2020 ini.

Tapi walaupun Satgas itu belum terbentuk resmi, pada bulan Desember 2019 lalu Kapolri telah menugaskan sebanyak 2.500 personel yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasional Kepolisian Terpusat Aman Nusa II 2019 untuk disiapkan menanggulangi bencana, bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta TNI.

Namun di lapangan, di daerah yang terjadi bencana alam, terutama banjir, pejabat utama Polri setingkat Kabareskrim dan jajarannya, kemudian para Kapolda beserta Kapolres dan Kapolsek jajarannya turun langsung ke lapangan mengevakuasi serta membantu masyarakat.

Kita bisa lihat saat banjir besar terjadi di DKI Jakarta pada awal tahun baru 2020, dan pada hari Selasa 25 Februari kemarin, semua turun ke lapangan.

Empat bulan Idham Azis menjabat, kita apreasi kegigihan dan kekompakan jajaran Polri dalam program penghijauan lewat penanaman pohon di berbagai tempat dan di berbagai daerah.

Kapolri perlu diberitahu bahwa jajaran kepolisian bisa lebih meningkatan program penanaman pohon itu dengan bekerjasama secara lebih intens dengan Kepala BNPB Letjen Doni Monardo.

Doni, dikenal sebagai pemerhati dan pecinta lingkungan yang sudahi diakui prestasinya di kalangan internasional. Mantan Komandan Paspampres ini sudah merintis program penanaman pohon sejak belasan tahun yang lalu. Sehingga, akan sangat bermanfaat dan membantu kepolisian, jika kerjasama di bidang penghijauan itu ditingkatkan.

Dalam usia 4 bulan jabatannya sebagai Kapolri, hal penting yang perlu diingatkan kepada Idham Azis adalah komitmennya untuk memberikan kesempatan mendapatkan reward kepada anggota Polri yang berprestasi.

Idham pernah mengatakan beberapa minggu lalu bahwa anggota Polri jangan suka cari-cari muka dengan menghadap ke atasan untuk minta kenaikan pangkat atau kesempatan bersekolah.

Berkaitan dengan itu, maka Kapolri pun perlu mengevaluasi masa kedinasan pejabat Polri yang sudah terlalu lama.

Wakabareskrim Irjen Pol Antam Novambar misalnya, ia sudah 4 tahun menjabat tanpa mau digeser ke jabatan lain. Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Golose sudah 4 tahun menjabat.

Kemudian, jabatan Sekretaris Utama Lemhamas yang sejak 8 Maret 2018 dijabat oleh Komjen Pol M. Iriawan, sudah hampir 4 bulan kosong.

Jabatan Sekretaris Utama Lemhanas ini kosong, karena M. Iriawan terpilih sebagai Ketua Umum PSSI sejak tanggal 2 November 2019. Jadi, sudah 4 bulan, kursi Sekretaris Utama Lemhanas ini KOSONG.

Mungkin rasa sungkan untuk mengisi jabatan itu dengan pejabat lain karen Iriawan termasuk senior. Apalagi, Iriawan pun akan memasuki masa pensiun sebulan ke depan yaitu per tanggal 1 April 2020.

Dalam tahun ini, ada 2 pejabat tinggi Polri lainnya yang berpangkat Komjen akan pensiun yaitu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) Komjen Suhardi Alius dan Irwasum Polri Komjen Moechgiyarto.

Suhardi Alius akan pensiun per tanggal 1 Juni 2020. Moechgiyarto juga akan pensiun per tanggal 1 Juni 2020.

Sehingga dengan demikian, ada 3 pos jabatan untuk pati bintang 3 yang akan lowong dan siap di isi oleh para pati bintang 2 yaitu jabatan Sekretaris Utama Lemhanas, Kepala BNPT dan Irwasum Polri.

Khusus untuk penunjukan Kepala BNPT yang baru, Kapolri harus melihat track record atau rekam jejak dari calon Kepala BNPT untuk diusulkan kepada Presiden.

Jangan lagi memilih calon Kepala BNPT yang sepanjang masa kedinasannya di kepolisian, tak pernah samasekali bertugas di bidang penanganan terorisme, seperti Komjen Suhardo Alius.

Suhardi Alius tak pernah samasekali bertugas di bidang penanganan anti teror, tapi ujug ujug dapat durian runtuh bisa jadi Kepala BNPT.

Pos jabatan penting strategis untuk di isi pati bintang 2 yang akan lowong dalam beberapa bulan ke depan adalah Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Wakabareskrim.

Irjen Pol Arman Depari yang sudah hampir 5 tahun menjabat sebagai Deputi Pemberantasan BNN. Dia dilantik sebagai Deputi Pemberantasan BNN tanggal 1 Januari 2016. Arman sudah akan pensiun per tanggal 1 September 2020 atau 6 bulan lagi.

Apakah masih mungkin ia diberi kenaikan pangkat sebagai komjen, atau akan pensiun pada jabatannya sebagai Deputi Pemberantasan BNN? Semua tergantung pada Kapolri Idham Azis.

Satu hal yang perlu di ingat oleh Kapolri adalah prestasi demi prestasi yang luar biasa hebat, sudah dicetak dan dilakukan Arman sepanjang bertugas sebagai Deputi Pemberantasan BNN.

Dia layak sebenarnya untuk diberi kenaikan pangkat menjadi komjen. Dan jika nanti Arman Depari pensiun, siapa penggantinya sebagai Deputi Pemberantasan BNN?

Kapolri harus memilih pejabat pengganti yang bisa mengimbangi kehebatan Arman Depari dalam memerangi narkoba.

Lalu untuk posisi sebagai Wakabareskrim. Jangan lagi dibiarkan dan jangan lagi dibenarkan, tindakan pejabat Polri yang tidak mau dipindah ke posisi lain karena merasa lebih nyaman di posisinya saat ini.

Irjen Pol Antam Novambar tak pernah mau diganti sebagai Wakabareskrim. Dia sudah 4 tahun menjabat di posisi yang sama. Setiap mau diganti, ia menolak.

Apakah pejabat Polri yang lain dibenarkan dan diperbolehkan menolak perintah atasan, utamanya dalam hal mutasi.

Tidak boleh lagi ada diskriminasi dalam organisasi Polri. Tidak boleh lagi ada keistimewaan pada 1 orang tertentu saja yang pilah pilih pada jabatan apa dia mau dan merasa sangat nyaman luar biasa menjabat. Polri harus benar-benar profesional.

Jadi pada intinya, 4 bulan Idham Azis menjabat sebagai Kapolri, banyak hal baik yang sudah dilakukan Idham Azis. Dan itu sangat layak untuk diapresiasi.

Teruslah bekerja, bekerja dan bekerja dengan penuh ketulusan, keiklasan, integritas, bertanggung jawab dan profesionalitas yang tinggi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya