Berita

Penanganan pasien corona di China/Net

Politik

Berkaca Kasus Suspect Corona Meninggal Di Semarang, Pemerintah Harus Lebih Jujur

RABU, 26 FEBRUARI 2020 | 07:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kematian seorang pasien yang diduga atau suspect corona (Covid-19) di RSUP Dr. Kariadi Semarang, harus membuat pemerintah lebih jujur dalam menyampaikan apa yang terjadi di tanah air.

Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule mengurai bahwa kematian itu membuat banyak pertanyaan di publik muncul. Salah satunya mengenai pernyataan dari pemerintah yang sempat menyebut bahwa orang yang terinfeksi corona bisa sembuh sendiri.

“Lha ini baru suspect sudah meninggal,” tanyanya kepada redaksi, Rabu (26/2).


Menurut Iwan Sumule, kasus ini harus menjadi bahan refleksi bagi pemerintah untuk lebih jujur dalam menyampaikan sebuah kasus. Sebab dengan kejujuran itu, rakyat bisa menjadi mawas diri.

Dengan kata lain, pernyataan yang asal seperti orang terinfeksi corona bisa sembuh sendiri, jangan sampai terulang kembali.

“Itu bisa menyesatkan dan membuat rakyat tak acuh,” pungkasnya.

Pasien suspect corona meninggal usai mendapat perawatan di ruang isolasi RSUP. Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dr. Kariadi Semarang, dr. Agoes Oerip Poerwoko mengurai bahwa pasien yang dimaksud adalah WNI pria berusia 37 tahun yang sempat melakukan perjalanan dari Spanyol ke Dubai lalu Jakarta.

Namun demikian, pasien tersebut telah dinyatakan negatif corona.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya