Berita

Gubernur Anies Baswedan tinjau banjir di Jakarta/RMOL

Politik

Banjir Karena Hujan Ekstrem, Eks Stafsus Presiden: Tak Mungkin Pemprov Tampung Hukum Fisika Sendirian

RABU, 26 FEBRUARI 2020 | 04:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Persoalan banjir yang kini dihadapi Kota Jakarta tak bisa lepas dari curah hujan yang cukup ekstrem dalam beberapa waktu belakangan.

Menurut mantan Staf Khusus bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam era Presiden SBY, Andi Arief, cuaca ekstrem ini mengakibatkan dataran Jakarta tidak mampu menampung debit air meskipun dengan berbagai rekayasa.

"Curah hujan ekstrem selalu dipicu siklon karena posisi geografis Indonesia/Jakarta. Dua hari ini dipicu siklon tropis Esther dan Ferdinand," kata Andi Arief di akun Twitternya, Selasa (25/2).


Atas dasar ini, politisi Demokrat ini tak sepakat dengan pandangan beberapa pihak yang membebankan persoalan banjir Jakarta hanya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Mana mungkin organisasi yang bernama Pemerintahan Daerah diserahkan sendirian dalam urusan menampung hukum fisika alam yang menghasilkan curah hujan ekstrem. Tidak mungkin," tegas Andi Arief.

"Yang disiapkan adalah masyarakatnya untuk beradaptasi dan antisipasi. Tidak boleh jatuh korban," tandas Andi Arief.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya