Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/RMOL

Politik

Terima RUU Kepulauan Dari DPD, Puan: DPR Akan Segera Membahas Di Bamus

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 22:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pimpinan DPR , Selasa siang (25/2), menerima Draf Rancangan Undang Undang (RUU) Tentang Daerah Kepulauan dari pimpinan DPD RI. Draf RUU ini diserahkan oleh ketua DPD RI AA. LaNyalla M Mattaliti kepada Ketua DPR RI Puan Maharani di gedung Nusantara 3 DPR/MPR.

Puan didampingi wakil ketua DPR RI Aziz Syamsudin dan Rachamat Gobel menerima kedatangan La Nyalla yang didampingi wakil ketua DPD RI Sultan Bactiar Najamudin beserta beberapa anggota DPD RI.

Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan RUU Tentang Daerah Kepulauan merupakan RUU yang diajukan atas inisiatif DPD RI berdasarkan Keputusan DPD RI Nomor 4/DPD RI/I/2017-2018.


“RUU Daerah Kepulauan ini sudah masuk dalam Prolegnas Prioritas 2020, nomor urut 50,” ungkap Puan seraya menambahkan bahwa RUU ini menjadi satu-satunya RUU yang diusulkan DPD RI yang masuk dalam Prolegnas 2020.

Puan menjelaskan, pimpinan DPR akan segera membahas di rapat Bamus untuk diputuskan apakah pembahasan Rcukup dilakukan oleh komisi atau harus membentuk Pansus.

“Kita segera mengirim surat ke pemerintah untuk menunjuk kementerian terkait yang akan membahas RUU ini,”
 kata Puan.

Menurut politisi PDIP ini, RUU tentang Daerah Kepulauan sudah berganti nama tiga kali.

“Dulu yang menggagas Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, zamannya almarhum Pak Alex Litay. Belakangan diambil alih DPD RI,” ungkap Puan.

Dengan adanya RUU ini, Puan berharap nantinya ada perhatian serius dari pemerintah untuk membangun wilayah kepulauan.

“Sebab selama ini ada kesan penyelenggaraan pemerintahan di daerah sangat berorientasi kepada pembangunan di daratan saja. Padahal negara kita dikenal sebagai negara kepulauan,” papar Puan.

RUU ini mengakomodir pembangunan wilayah kepulauan di 8 propinsi yang terdiri dari 86 kabupaten/kota. “Terbanyak di wilayah Indonesia Timur seperti di Kepulauan Maluku,” demikian kata mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) ini.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya