Berita

Sampel diduga radioaktif/RMOL

Nusantara

Tim Gegana KBR Ambil Sampel Lumpur Dugaan Radioaktif Baru Di Batan Indah

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 22:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tim Gegana Kimia Biologi Radioaktif (KBR) kembali menemukan paparan radioaktif di Perumahan Batan Indah, Blok L RT 007/04, Kademangan, Setu, Tangsel, Selasa (25/2).

Tim gabungan dari Gegana, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) langsung memasang garis polisi di Blok L.

Dilansir Kantor Berita RMOLBanten, warga yang penasaran untuk melihat, hanya bisa melihat tim Gegana melakukan penyisiran dan mengambil sampel lumpur di Blok L menggunakan cangkul.


Beberapa jam kemudian, tim Gegana KBR memasukan sampel tersebut ke kantong plastik warna kuning berukuran besar dan kantong plastik berwarna merah muda berukuran kecil ke mobil KBR.

Warga sekitar mengaku kaget dengan kedatangan Gegana dan Kepolisian. Karena, Gegana dan Kepolisian langsung memasang garis polisi.

"Kaget saya juga mas, dateng aja enggak tau. Tiba-tiba udah rame, enggak bisa ngeliat jelas. Cuman ngeliat lagi ngeruk lumpur di selokan," tutur salah satu warga di Blok L yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Komunikasi Publik dan Protokol Bapeten, Abdul Qohhar belum bisa memberikan pernyataan kebenaran adanya paparan radioaktif di Blok L.

"Untuk kebenarannya, saya enggak bisa komentar karena memang tidak ada info yang masuk ke saya," ucap Abdul saat dikonfirmasi.

Abdul hanya menyebutkan jika hal itu merupakan ranah proses penyidikan dari kepolisian.

"Lebih jauh, nampaknya ini juga hasil pengembangan proses penyidikan yang menjadi ranah kepolisian," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya