Berita

Yasonna Laoly/Net

Politik

Di Hadapan Komisi III DPR, Yasonna Laoly Bersumpah Tidak Kenal Harun Masiku

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 14:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly dicecar beragam pertanyaan saat hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR, Selasa (25/2).

Pernyataan yang disampaikan seputar kasus kader PDIP Harun Masiku yang tidak terdeteksi saat melintas di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 7 Januari lalu.

Yasonna berkilah bahwa pihaknya tidak tahu hal itu lantaran Sistem Informasi Menajemen Keimigrasian (SIMKIM) mengalami gangguan. Sehingga kedatangan mantan caleg di Dapil Sumatera Selatan I dari luar negeri tersebut tidak diketahui.


Mendengar penjelasan itu, anggota Komisi III dari Fraksi PAN Sarifuddin Sudding merasa heran. Terlebih, Yasonna dan jajaran baru sadar ada kesalahan setelah media melakukan investigasi ada perlintasan Harun Masiku di Bandara Soekarno-Hatta pada 7 Januari.

"Ini ada kejelasan yang tidak masuk di akal. Saudara hanya menggunakan satu sumber informasi kalau dikatakan SIMKIM belum masuk segala macam dan hanya lihat dari satu sisi. Saudara kenal Harun Masiku?" cecarnya.

Mendengar pertanyaan Safruddin Sudding, Yasonna sontak bersumpah bahwa dirinya tidak mengenal Harun Masiku. Dia mengacungkan tangan kanan dengan jari telunjuk dan tengah menjulang ke atas tanda bersumpah.

"Sama sekali tidak kenal, lihat fisiknya tidak pernah hanya foto. Ini saya orang Kristen pak," ujarnya.

Melihat Yasonna bersumpah, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Benny K Harman langsung menyambar. Dia bahkan menantang Yasonna Laoly untuk kembali bersumpah tidak mengetahui Harun Masiku sebagai caleg PDIP.

"Bapak tidak tahu Harun Masiku? Tahu bahwa dia dari calon partai yang sama dengan Pak Menteri?” tanya Benny.

“Tidak,” jawab tegas Yasonna.

“Coba bersumpah lagi,” sambungnya.

“Tidak tahu saya, tidak pernah, karena itu urusan admisnistrasi di tingkat kesekjenan," tegas Yasonna lagi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya