Berita

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Kalau Mau Nyapres 2024, AHY Harus Jadi Ketua Umum Partai Demokrat Dulu

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 14:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Politisi utama Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mesti pandai-pandai meraih simpati publik untuk menaikan elektabilitas jika ingin maju pada Pilpres 2024.

Karena itu, putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono SBY tersebut mesti menjadi ketua umum Partai Demokrat periode 2020-2025 menggantikan sang ayah.

Dengan menjabat ketum partai, AHY diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan popularitas di tengah masyarakat.


Demikian pandangan yang disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik, Selasa (25/2).

"Nasib AHY tergantung pada AHY dan Partai Demokrat. Tergantung apakah AHY bisa memoles diri sendiri dan partainya untuk meraih popularitas dan elektabilitas hingga 2024 nanti," kata Ujang Komarudin.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia ini menilai, AHY merupakan kandidat kuat jika maju pada perhelatan lima tahunan nanti.

Karenanya, Demokrat mesti bisa mengoptimalkan potensi AHY untuk meraih simpati publik. Salah satunya dengan menjadikan AHY sebagai ketum Demokrat pada Kongres Demokrat Mei 2020.

"AHY masih punya peluang. Yang terpenting itu, bagaimana Demokrat bisa memunculkan AHY sebagai capres atau cawapres yang tinggi secara popularitas dan elektabilitas ke depan," demikian Ujang Komarudin.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya