Berita

Ubaedillah Badrun/RMOL

Politik

Elektabilitas Anies Menguat Untuk 2024, Pengamat: Publik Berempati Terhadap Kebijakan Dan Program-Programnya

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 10:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hasil survei Indo Barometer menyebutkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi kepala daerah terkuat jika maju pada Pilpres 2024. Ini menunjukkan kalau publik menilai Anies memang punya kapasitas mencukupi untuk menjadi salah satu calon presiden.

Direktur Eksekutif Center for Social, Political, Economic, and Law Studies (CESPELS), Ubaedillah Badrun menilai, lembaga survei Indo Barometer menggunakan metode ilmiah yang kredibel. Maka selaras dengan keinginan publik bahwa Anies Baswedan potensial di Pipres 2024.

"Jika survei Indo Barometer benar-benar memegang teguh prinsip-prinsip metodologi riset maka itu menunjukkan bahwa publik menilai Anies Baswedan memiliki kapasitas sebagai calon presiden pada 2024," ujar Ubaedillah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (25/2).


Menurut pentolan Aktivis '98 ini, secara tidak langsung publik menaruh empati terhadap Anies Baswedan. Terutama setelah melihat kinerjanya selama ini. Meskipun, sejumlah program mantan Mendikbud itu masih mendapat kritikan.

"Kebijakan dan program-program Anies di DKI yang sering dikritik justru membuat publik empati kepada Anies Baswedan," demikian Ubaedilah Badrun.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menyatakan elektabilitas Anies Baswesan mencapai 31,7 persen. Unggul dibandingkan enam nama kepala daerah lain jika dicalonkan sebagai capres pada Pilpres 2024.

Posisi kedua diisi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 11,8 persen, disusul Walikota Surabaya Tri Rismaharini 9,9 persen, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 8,2 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya