Berita

Salamuddin Daeng/Net

Politik

Jokowi Mutlak Harus Singkirkan Elemen Parasit Dari Kabinet

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 09:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Isu perombakan kabinet yang segera dilakukan Presiden Joko Widodo bukan hal yang mengagetkan. Terlebih jika melihat peforma pemerintah yang loyo dari segi politik dan ekonomi.

Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng menilai sudah sewajarnya Jokowi melakukan perombakan kabinet.

Menurutnya, Jokowi sangat mengerti kemampuan kabinetnya merespon perkembangan situasi tidak bisa diandalkan. Langkah kabinet selalu salah dari awal.


“Coba perhatikan, puluhan paket kebijakan ekonomi salah dan gagal. Lalu, tax amnesti salah, gagal, dan berantakan. Omnibus law keliru dan tidak tepat dan justru merusak agenda dan tananan kelembagaan yang ada,” urainya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (25/2).

Atas alasan itu, Salamuddin Daeng menilai Jokowi mutlak harus melakukan putar haluan kebijakan. Cara yang kali pertama harus dilakukan adalah dengan membubarkan kabinet yang ada dan membentuk kabinet baru.

“Semua elemen parasit dalam barisannya harus disingkirkan,” tegasnya.

Selanjutnya, Jokowi harus kembali berpatokan pada amanat Trisakti untuk menyejahterakan rakyat.

“Membuat dekrit kembali ke UUD 1945 asli dan mengembalikan MPR untuk menetapkan GBHN,” lanjutnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya