Berita

Genangan di Semanggi, Jakarta/Net

Nusantara

BMKG: Hujan Lebat Di Jakarta Dampak Dari Dua Siklon Tropis

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 07:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hujan lebat melanda wilayah ibukota pada Senin malam (24/2) hingga Selasa pagi (25/2). Akibatnya, sejumlah titik di wilayah DKI Jakarta tergenang air.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa hujan lebat selama lebih dari 7 jam itu terjadi lantaran ada dua siklon tropis yang melintas di wilayah Indonesia, yaitu siklon tropis Esther dan Ferdinand.

"Salah satu penyebab hujan dengan intensitas tinggi di DKI Jakarta dan sejumlah wilayah lainnya karena dampak adanya siklon tropis," ujar Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Fachri Radjab seperti dikutip dari Antara sesaat lalu.


Selain siklon tropis tersebut, Fachri mengatakan bahwa saat ini aliran massa udara yang bertiup di atas wilayah Indonesia banyak mengandung uap air.

Ada sejumlah daerah yang kemudian menjadi titik pertemuan angin. Akibat kedua peristiwa tersebut dan dipadu dengan siklon tropis Esther dan siklon tropis Ferdinand, maka pertumbuhan awan-awan hujan semakin meningkat.

BMKG memang telah memantau siklon tropis Esther di Teluk Carpentaria, sekitar 930 km sebelah selatan barat daya Merauke dan bergerak ke selatan barat daya menjauhi wilayah Indonesia.

Sementara siklon tropis Ferdinand terpantau di Samudra Hindia, selatan Nusa Tenggara Barat sekitar 590 km sebelah selatan Bima (NTB) dan bergerak ke barat daya menjauhi wilayah Indonesia.

Dampak dari kedua siklon tersebut, hujan intensitas sedang hingga lebat berpeluang terjadi di wilayah Jawa, Bali, NTB, NTT, dan Maluku.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah wilayah DKI Jakarta yang tergenang di sejumlah titik akibat hujan semalaman.

Selain hujan, peristiwa ini juga berpotensi mengakibatkan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Samudra Hindia selatan Kupang, Pulau Rote, perairan selatan Kupang, Laut Sawu bagian utara, Laut Sawu bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, Laut Arafuru bagian barat, Laut Arafuru bagian timur, Kepulauan Aru, perairan Kepulauan Kai, perairan selatan Pulau Seram, perairan Kepulauan Tanimbar dan perairan Yos Sudarso.

Sedangkan gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, selatan NTB, Samudra Hindia selatan Pulau Sumba, Pulau Sabu, Laut Arafuru bagian tengah, Laut Arafuru bagian Timur dan Laut Arafuru selatan Merauke.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya