Berita

Harun Masiku/Net

Politik

Fraksi Demokrat DPR Tantang Yasonna Laoly Bentuk Panja Pencarian Harun Masiku

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 | 22:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi III DPR RI mengusulkan untuk membentuk panitia kerja (Panja) untuk mengusut tuntas kasus Harun Masiku, eks caleg PDI Perjuangan yang saat ini masih menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Usulan pembentukan panja itu diungkapkan oleh anggota Fraksi Partai Demokrat Benny K. Harman saat menggelar rapat bersama Menkumham Yasonna H. Laoly di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2).

"Jadi, saya usulkan resmi Pak Ketua (Komisi III), kita bikin panja utuk mengetahui apakah Masiku masih ada di sini (Indonesia) atau masih di sana (luar negeri)," kata Benny K. Harman.


Mulanya, dia mengaku heran dengan pernyataan Yasonna H. Laoly yang dinilainya telah membohongi publik lantaran sempat "ngotot" soal keberadaan Harun Masiku berada di luar negeri per 6 Januari lalu.

Meskipun, pada akhirnya diralat oleh Kemenkumham lantaran disebut ada gangguan pada sistem SIMKIM (Sistem Informasi Menejemen Keimigrasian) yang diiringi pencopotan Dirjen Imigrasi Ronny Sompie.

"Saya yakin Pak Menkum HAM tahu juga. Supaya semua tidak ada spekulasi lagi, kita tidak spekulasi lagi mengenai keberadaan Harun Masiku. Kasihan dia (Harun Masiku), kasihan," katanya.

Pasalnya, lanjut Benny, misteri keberadaan Harun Masiku menyisakan spekulasi yang liar.

"Akibat situasi ini ada tiga spekulasi di tengah publik; sudah ditembak mati, sangat mungkin. Kedua saya bilang dia disembunyikan. Oleh siapa? Mari kita bahas lewat panja. Supaya supaya tidak ada dusta di antara kita," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya