Berita

Akbar Faizal/RMOL

Politik

Jokowi Mau Reshuffle Kabinet, Akbar Faizal: Banyak Menteri Memang Menyedihkan

JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 18:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melakukan reshufle kabinet. Kabar itu santer pasca Presiden Jokowi memgumpulkan para pendukungnya di Istana Bogor pada Selasa lalu (18/2).

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Nagara Institute, Akbar Faisal merasa tidak heran akan kabar tersebut. Pasalnya, kata dia, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju memiliki kualitas yang memang kurang mumpuni.

"Soal reshufle itu selalu ada peluang dan itu adalah otoritas presiden. Cuma saya mau mengatakan begini, mohon maaf nih, kualitas kualifikasi bukan beberapa, banyak anggota kabinet kita ini menyedihkan," kata Akbar Faizal kepada wartawan di Resto Pulo Dua, bilangan Senayan, Jakarta, Jumat (21/2).


Akbar Faizal menuturkan, dengan kualitas minim yang dimiliki para menteri itu, akibatnya banyak menteri di Kabinet Indonesia Maju mengeluarkan pernyataan hingga kebijakan yang "lucu".

"Bukan beberapa, banyak anggota kabinet kita ini menyedihkan. Yang kemudian muncul ke publik adalah penyikapan-penyikapan pada kebijakan dari si menterinya itu. Itu menjadi lucu, mengenaskan," tutur politisi Nasdem tersebut

Atas dasar itu, Akbar Faizal memandang sangat perlu dilakukan reshufle kabinet oleh Presiden Jokowi. Bahkan, kata dia, sifatnya mendesak.

"Saya melihat kalaupun presiden mau melakukan reshufle, menurut saya sebuah langkah yang memang harus dilakukan, mendesak," pungkasnya. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya