Berita

Sidang tuntutan Jaksa terhadap Edy Heri Raspati/RMOLJatim

Hukum

Tilep Dana Hibah, Eks Ketua PSSI Pasuruan Dituntut 8 Tahun Penjara Dan Uang Pengganti Rp 3,8 M

JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 15:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Edy Heri Raspati dituntut hukuman 8 tahun penjara oleh Kejari Pasuruan. Ketua PSSI Kota Pasuruan periode 2013-2015 dan 2015-2019 ini dinyatakan terbukti melakukan korupsi dana hibah yang merugikan negara Rp 3,8 miliar.

Melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Widodo dan Putri, perbuatan Edy Heri Raspati dinyatakan bertentangan dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan primer.

“Menuntut, meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk menghukum terdakwa Edy Heri Raspati dengan pidana penjara selama delapan tahun, denda tiga ratus juta rupiah, subsider enam tahun kurungan,” ujar JPU Widodo dikutip Kantor Berita RMOLJatim saat membacakan amar tuntutannya di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (21/2).


Selain hukuman badan dan denda, Edy Heri Raspati juga dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp 3,8 miliar.

“Apabila tidak dibayar dalam waktu satu bulan sejak putusan pengadilan memiliki kekuatan hukum tetap, maka penuntut umum dapat menyita dan melelang aset terdakwa untuk menutupi kerugian negara. Dan apabila harta benda tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana kurungan selama empat tahun,” tandas JPU Widodo.

Dalam surat tuntutannya, terdakwa Edy Heri Raspati dinyatakan terbukti melakukan korupsi dana ABPD yang digunakan untuk gaji pemain sepak bola.

“Silakan ajukan pembelaan, majelis berikan waktu tujuh hari,” pungkas hakim Dede Suryaman di akhir persidangan.

Diketahui, kasus ini berawal dari penyelidikan dana hibah untuk kegiatan PSSI Kota Pasuruan yang anggarannya berasal dari APBD Kota Pasuruan periode 2013 hingga 2015 sebesar Rp 15.249.970.000.

Berdasarkan hasil penyelidikan yang diperkuat oleh hasil perhitungan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Jatim, ditemukan kerugian negara sebesar Rp 3.883.480.409.

Dalam melakukan aksinya, terdakwa Edy Hery Raspati menggunakan beberapa modus operandi. Antara lain proposal kegiatan fiktif, hingga pemotongan gaji pemain sepak bola.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya