Berita

Sufmi Dasco Ahmad/Net

Politik

Pimpinan DPR: Banyak Yang Tidak Setuju RUU Ketahanan Keluarga

JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 11:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Berdasarkan pengamatan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait RUU Ketahanan Keluarga yang masuk dalam Prolegnas 2020, sebagian besar tidak setuju dengan RUU tersebut. Sebab, negara dianggap terlalu jauh turut mengintervensi ruang privat dalam keluarga.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2).

"Beberapa hari ini memang kita monitor, RUU Ketahanan Keluarga itu menuai kontroversi. Itu bisa kita dapati dari banyaknya pendapat yang mengajukan masukan ke DPR. Justru sebagian besar sudah menyatakan tidak mendukung," kata Sufmi Dasco.


Kendati begitu, lanjut Sufmi Dasco, pimpinan dewan tetap meminta pandangan fraksi-fraksi untik menginventarisir masalah terkait RUU tersebut. Sebelum, dilakukan pembahasan dan keputusan lebih jauh.

"Tentunya ini harus menjadi perhatian lebih besar bagi kami sebelum kemudian melakukan pembahasan lebih lanjut terhadap RUU tersebut. Tapi secara fraksi nanti akan diputuskan, itu bukan karena usulan inisiatif DPR dan fraksi," ujarnya.

Wakil Ketua Umum Gerindra ini pun akan meminta klarifikasi dari anggota dewan yang mengusulkan RUU Ketahanan Keluarga tersebut yang dianggap kecolongan lantaran lolos Prolegnas 2020.

"Kita ada rencana untuk meminta klarifikasi," demikian Sufmi Dasco.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya