Berita

Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Via Telepon, Macron Dan Merkel Minta Bertemu Dengan Putin Dan Erdogan

JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 10:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Konflik di Suriah yang tak berkesudahan semakin membuat miris dunia internasional.

Inilah yang kemudian membuat Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron ingin bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk sama-sama mencari solusi terbaik.

Saat menghubungi Putin, Merkel dan Marcon menyatakan keprihatinan mereka terhadap bencana kemanusiaan akibat serangan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad ke Provinsi Idlib.


Serangan pasukan Suriah yang didukung oleh Rusia itu menargetkan kelompok pemberontak yang didukung oleh Turki. Akibatnya, hampir satu juta warga melarikan diri dalam serangan berbulan-bulan itu.

"(Merkel dan Macron) menyatakan keinginan mereka untuk bertemu (dengan) Presiden Putin dan Presiden Erdogan untuk menemukan solusi politik terhadap krisis ini," kata penyataan kantor Merkel seperti dimuat TurkishMinute.

Keduanya juga menyerukan agar pertempuran segera diakhiri dan akses bantuan kemanusiaan dapat dibuka tanpa batas.

Diketahui, perang saudara di Suriah telah meletus pada 2011. Dalam konflik 9 tahun tersebut, jutaan warga Suriah telah menyelamatkan diri ke negeri-negeri tetangga dan sekitar 380 ribu di antaranya terbunuh.

Pada Rabu (19/2), Rusia telah menyatakan keberatan atas resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta adanya gencatan senjata di Idlib.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya