Berita

Arief R. Wismansyah/RMOL

Nusantara

Walikota Tangerang: Omnibus Law Harus Permudah Pelayanan Masyarakat

KAMIS, 20 FEBRUARI 2020 | 05:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah menganggap adanya Omnibus Law tak menghambat otonomi daerah yang selama ini telah diatur oleh undang-undang.

Namun, Arief tetap meminta adanya Omnibus Law memudahkan pengambilan keputusan di tingkat daerah.

"Buat saya selama aturan itu memudahkan kepentingan masyarakat dan kewenangan dimudahkan dalam kaitan birokrasi ya kenapa enggak? Enggak ada masalah bagi saya pribadi," ujar Arief, dilansir Kantor Berita RMOL Banten, Rabu (19/2).


Dia pun bersama anggota Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) saat ini tengah mengajukan poin yang menjadi perhatian untuk Pemerintah Pusat. Hal tersebut agar segala pembangunan yang ada di Kota tidak terhambat dengan adanya Omnibus Law ini.

"Karena selama ini kami kesulitan untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, misalkan saja terkait dengan perbaikan jalan provinsi, kita kan engga bisa memperbaiki sementara masyarakat taunya itu kewenangan Kota," jelasnya.

Untuk itu, Arief berharap pemerintah pusat juga dapat mempertimbangkan perihal masalah koordinasi yang selama ini menjadi hambatan pembangunan di Kota Tangerang.

"Cuman kita siap, mudah-mudahan pemerintah pusat memperhatikan dengan aturan itu. Kita yakin lah pemerintah pusat paham jadi kita tunggu hasilnya seperti apa yang penting masyarakat terlayani," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya