Berita

Edhy Baskoro Yudhoyono (kiri) dan Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

AHY Atau Ibas, Itu Urusan Rumah Tangga Demokrat

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 22:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menjelang Kongres yang diperkirakan digelar Mei mendatang, Partai Demokrat memastikan berada di posisi yang masih solid.

Hal ini ditegaskan oleh politisi Demokrat, Benny K Harman di tengah munculnya sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhy Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang menguat sebagai Ketum Demokrat menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Demokrat itu solid. Tidak ada masalah," kata Benny K Harman di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2).


Mengenai siapa yang akan diusung sebagai calon Ketum, dirinya meminta kepada semua pihak untuk menghormati urusan 'dapur' Demokrat. Ia mengegaskan, masing-masing partai memiliki cara main atau rule of law.

Pun demikian dengan Demokrat yang bisa saja mengusung dua putra Presiden keenam RI itu ke dalam perebutan takhta partai pemenang pemilu 2009 silam ini.

"Kongres Demokrat itu adalah urusan rumah tangga Demokrat. Kami meminta semua pihak menghargai otonomi kami sebagai partai yang memiliki aturan rumahnya sendiri," demikian Benny K Harman.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPD PD Jawa Barat Asep Wahyuwijaya mengingatkan kepada kader Demokrat untuk bersiap dan berhati-hati dalam menangkap sinyal SBY soal sosok calon ketua umum berikutnya.

"Ini juga pilihan (SBY) ke siapa, sinyal itu harus sangat hati-hati kita baca. Kita tidak mau munculkan Ibas atau AHY, sinyal Pak SBY ke mana buat Demokrat. Kalau Pak SBY sudah siap regenerasi, percepatan kongres enggak ada masalah," kata Asep.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya