Berita

Tokoh nasional, DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Aktivis Berkarakter Kuat Tidak Akan Mudah Jadi Penjilat Kekuasaan

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 17:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dukungan terhadap pemerintah yang sedang berkuasa umumnya dilakukan secara digital, yaitu menggunakan platform media sosial sebagai arena pertarungan.

Dukungan itu, kata tokoh nasional DR. Rizal Ramli sebenarnya tidak riil, tapi buatan atau artifisial. Konsepnya, yang didukung akan diagung-agungkan bak dewa. Sementara lawan, baik yang mengkritik untuk perbaikan dihabisi dengan berbagai cara.

“Dukungan digital itu dilaksanakan oleh poling-poling bayaran, pedagang pembenaran, buzzers anonim pembajak demokrasi,” terangnya kepada redaksi, Rabu (19/2).


“Mari bung rebut kembali!” tegas Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu.

Atas alasan itu, Rizal Ramli mencita-citakan adanya para aktivis pembaharuan tanah air yang muncul. Mereka harus banyak belajar dari para pendiri bangsa yang memiliki karakter kuat dan tidak berubah di dalam maupun di luar kekuasaan.

Aktivis seperti itu, sambung mantan Menko Kemaritiman tersebut, tidak akan berubah menjadi penjilat sekalipun diberi kue kekuasaan.

“Tidak akan lupa dengan prinsip keadilan, demokrasi, dan keberpihakan pada rakyat,” pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya