Berita

Aksi 212 di Monas/Net

Politik

GNPF: Korban Jiwasraya Dan Skandal Megakorupsi Lain, Ayo Gabung Aksi 212!

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 15:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sekelompok organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam akan menggelar aksi pada Jumat (21/2) di depan Istana Negara, Jakarta. Aksi 212 itu akan mengangkat tema “Berantas Megakorupsi, Selamatkan NKRI”.

Atas tema yang bertujuan demi perbaikan bangsa itu, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Muhammad Martak mengajak para korban PT Asuransi Jiwasraya untuk bergabung dalam aksi ini. Termasuk mereka yang jadi korban skandal megakorupsi lain.

“Saudara-saudara kami yang menjadi korban megakorupsi bisa ikut turun pada aksi Jumat, 21 Februari 2020. Dengan keterlibatan para korban dalam aksi, sekaligus menjadi tekanan bagi penguasa untuk menuntaskan kasus-kasus mega korupsi," tegasnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/2).


Yusuf Martak mengurai bahwa aksi yang digawangi FPI, GNPF-Ulama, PA 212 dan ormas-ormas Islam lain ini merupakan bukti bahwa para tokoh umat menaruh perhatian serius pada isu-isu yang langsung menyangkut kehidupan rakyat.

"Pada skandal megakorupsi PT Asabri, misalnya, korbannya adalah anggota Polri/TNI baik yang masih aktif maupun sudah purnawirawan. Sebagian besar adalah rakyat kecil. Korupsi menjadi kejahatan luar biasa yang harus kita tumpas dengan upaya yang juga luar biasa," sambungnya.

Sementara itu, Ketua FPI Ahmad Sobri Lubis memastikan bahwa Aksi 212 akan dihadiri oleh peserta lintas agama. Ini lantaran korban skandal megakorupsi adalah lintas agama.

"Korban megakorupsi adalah rakyat Indonesia dengan berbagai agama," kata Ustaz Sobri Lubis.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya