Berita

Damai Hari Lubis/Net

Politik

BPIP Harusnya Tanamkan Ideologi Pancasila, Bukan Berbisnis Lewat TikTok

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 10:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi kembali menjadi sorotan setelah mewacakan penggunaan sejumlah platform media sosial seperti TikTok, untuk sosialisasikan Pancasila kepada generasi muda.

Menanggapi hal ini, Ketua Aliansi Anak Bangsa, Damai Hari Lubis mengatakan, apa yang direncanakan Kepala BPIP semakin menampakan dirinya tidak punya visi atau gagasan.

"Kesannya mirip iklan bisnis, bukan sedang tanamkan ideologi. Yang tampak disini, yang ada misi obscur alias ngawur dan amburadul," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/2).


Untuk itu, Damai mendesak Yudian untuk dicopot dan segera diganti.

Mantan pengurus Persaudaraan Alumni 212 ini juga menilai, wacana Yudian tersebut hanyalah proyek yang menghambur-hamburkan uang negara.

"Bakal enggak jelas dan enggak karuan," tutup Damai.

Sebelum TikTok ramai, Kepala BPIP juga melontarkan pernyataan kontroversi yang menyebut agama adalah musuh terbesar Pancasila.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya