Berita

Damai Hari Lubis/Net

Politik

BPIP Harusnya Tanamkan Ideologi Pancasila, Bukan Berbisnis Lewat TikTok

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 10:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi kembali menjadi sorotan setelah mewacakan penggunaan sejumlah platform media sosial seperti TikTok, untuk sosialisasikan Pancasila kepada generasi muda.

Menanggapi hal ini, Ketua Aliansi Anak Bangsa, Damai Hari Lubis mengatakan, apa yang direncanakan Kepala BPIP semakin menampakan dirinya tidak punya visi atau gagasan.

"Kesannya mirip iklan bisnis, bukan sedang tanamkan ideologi. Yang tampak disini, yang ada misi obscur alias ngawur dan amburadul," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/2).


Untuk itu, Damai mendesak Yudian untuk dicopot dan segera diganti.

Mantan pengurus Persaudaraan Alumni 212 ini juga menilai, wacana Yudian tersebut hanyalah proyek yang menghambur-hamburkan uang negara.

"Bakal enggak jelas dan enggak karuan," tutup Damai.

Sebelum TikTok ramai, Kepala BPIP juga melontarkan pernyataan kontroversi yang menyebut agama adalah musuh terbesar Pancasila.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya