Berita

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi/RMOL

Politik

Ketika Badai PHK Datang, Kabinet Malah Berjibun Orang Digaji Rakyat

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 09:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) seolah tengah melanda Indonesia. Pasalnya ratusan bahkan ribuan orang di sejumlah perusahaan mulai di-PHK.

Sebut saja PHK di PT Indosat yang akan merumahkan sebanyak 677 karyawan. Kemudian di perusahaan unicorn Indonesia yang dibanggakan Presiden Joko Widodo, Bukalapak. Termasuk ribuan karyawan di perusahaan BUMN seperti PT Krakatau Steel.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi miris dengan kondisi seperti ini. Apalagi jika menilik ada perusahaan BUMN yang turut dirampok dalam jumlah triliunan, semacam PT Asuransi Jiwasraya.


Eks Jurubicara Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid itu kian miris lantaran di satu sisi Istana justru merekrut banyak orang. Mereka digaji besar dengan uang rakyat, sekalipun terkadang tidak tampak hasil kerjanya.

“Ketika di mana-mana PHK dan sejumlah korporasi pada keropos, ada yang dirampok seperti Jiwasraya, dan lain lain, di kabinet malah berjibun orang yang digaji uang rakyat. Watimpres, KSP, staf khusus, staf milenial, menteri, wamen, stafsus, staf ahli utama, dan lain-lain,” ujarnya kepada redaksi, Rabu (19/2).

“Hasil kerja?” tanya Adhie Massardi.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya