Berita

Puan Maharani/Net

Politik

Puan Maharani: Saya Tidak Pernah Dengar BPJS Kesehatan Surplus

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 00:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah mengklaim menaikkan iuran BPJS Kesehatan bakal menutup defisit. Namun, Ketua DPR RI Puan Maharani justru mempertanyakan hal tersebut.

Pertanyaan tersebut bahkan disampaikan langsung oleh Puan kepada Dirut BPJS Kesehatan, Fachmi Idris. Puan menyebut, belum pernah sekalipun dia mendengar ada surplus dalam laporan keuangan BPJS Kesehatan.

“Jadi surplus yang mana Pak Fachmi? Saya juga bingung waktu dilaporkan bahwa akan ada surplus dari BPJS lima tahun, saya ngurusin BPJS enggak pernah denger ada suplus yang ada defisit terus,” tegas Puan saat rapat gabungan bersama pemerintah membahas kenaikan iuran BPJS Kesehatan di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (18/2).


Atas dasar tersebut, Puan menegaskan agar pemerintah mengeluarkan data dan fakta akurat mengenai BPJS Kesehatan. Sehingga tidak memantik polemik baru di masyarakat.

“Jadi tolong sampaikan ke kami juga fakta yang jelas, jangan sampai kemudian minta dukungan dari DPR tapi kemudian enggak memberikan data yang jelas dan akurat," tegasnya.

Puan menegaskan juga bahwa menaikkan iuran BPJS Kesehatan adalah solusi terakhir. Terpenting, semua data berkaitan dengan keuangan harus dibuka dengan transparan.

Menurutnya, pemerintah mampu mengeluarkan uang puluhan triliun untuk masyarakat miskin, sehingga tidak perlu melakukan kenaikan iuran BPJS Kesehatan kelas I, II, dan III serta Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).

Bahkan, jika pemerintah mau bisa menggelontorkan dana Rp 32 triliun untuk menutup defisit anggaran BPJS

“Apalagi kalau cuma Rp 3,9 triliun setahun untuk masyarakat,” katanya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya