Berita

Mendikbud, Nadiem Makarim/Net

Politik

Peringatan Untuk Nadiem Yang Sudah Jadi Menteri, Pembayaran SPP Lewat Gopay Adalah Korupsi

SELASA, 18 FEBRUARI 2020 | 20:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aplikasi Gopay milik Gojek Indonesia kini telah menawarkan kemudahan fasilitas pembayaran uang sekolah (SPP). Sontak, hal ini pun mendapat beragam respons dari publik.

Desakan dari DPR RI pun mencuat kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim untuk menjelaskan kepada publik agar tak salah persepsi. Terlebih sebelum menjabat menteri, Nadiem adalah CEO Gojek Indonesia.

Di sisi lain, mantan Sekretaris BUMN, Said Didu melihat hingga saat ini belum tampak adanya pembahasan dari pemerintah, khususnya Kemendikbud mengenai kemudahan pembayaran uang sekolah melalui Gopay ini.


"Pak Nadiem yang terhormat, sekadar mengingatkan bahwa uang yang bapak kelola saat ini adalah uang rakyat, anda tidak bisa seenaknya seperti saat Bapak sebagai pebisnis," tutur Said Didu di akun Twitternya, Selasa (18/2).

Bahkan ia mewanti-wanti kepada menteri termuda Presiden Joko Widodo periode 2019-2024 itu agar tak salah dalam mengambil kebijakan. Jika kemudahan pembayaran uang sekolah melalui aplikasi Gojek benar-benar dikeluarkan Kemendikbud, maka besar kemungkinan ada prosedur yang terlewati.

"Mengarahkan pembayaran SPP pakai Gopay tanpa tender adalah korupsi!" tandasnya.

Namun demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah, khususnya Kemendikbud mengenai kerja sama Gojek dengan beberapa sekolah swasta di Indonesia itu.

Keterangan baru disampaikan oleh pihak Gojek melalui Head of Corporate Communication GoPay, Winny Triswandhani. Dalam keterangan tertulisnya, pembayaran beberapa sekolah melalui aplikasi tanah air itu merupakan inisiatif bisnis Gojek yang telah dimulai awal taun 2019 di sekitar 50 SMK di Jakarta Utara yang kini berkembang.

“Jadi inisiatif ini tidak ada kaitannya dengan Kemendikbud,” jelas Winny Triswandhani.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

UPDATE

Nicko Widjaja: Investasi ke TaniHub Bukan Kehendak Pribadi

Kamis, 04 Juni 2026 | 22:07

Bos BEI Minta Investor Tidak Panik saat IHSG Anjlok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:57

Di Tengah Gejolak Global, Investor AS Tetap Lirik Peluang di Bali

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:56

Pimpinan Baru BGN Fokus Optimalkan MBG ke Daerah 3T

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:36

Istana Beri Sinyal Said Iqbal Bakal Masuk Kabinet

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:29

Kejagung: Dapur MBG Afiliasi Dadan Cs Tetap Jalan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:22

Legislator PDIP Dorong Kejelasan Skala Prioritas Kurikulum Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Sinergi Polda Sumsel, PTPN IV Optimalkan Sistem Pengamanan Aset Perkebunan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Kepala dan Dua Wakil BGN Baru Dilantik Senin Besok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:17

Sesuai Survei, Kinerja Pertamina Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:13

Selengkapnya