Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/RMOL

Politik

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Diyakini Surplus, Puan Maharani: Dasarnya Apa?

SELASA, 18 FEBRUARI 2020 | 16:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta menjelaskan secara gamblang mengenai iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan yang tetap dinaikkan meski menuai beragam protes dari masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua DPR RI, Puan Maharani dalam rapat gabungan kedua antara DPR dan pemerintah mengenai BPJS Kesehatan di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (18/2).

“Sekarang saya bagian dari DPR, karenanya saya meminta kepada pemerintah untuk bisa menjelaskan dan memberikan masukan secara langsung terkait dengan hal-hal yang sudah diputuskan,” ujar Puan Maharani yang sebelumnya menjabat Menteri PMK saat rapat gabungan pertama.


Pada dasarnya, puan menjelaskan keputusan Peraturan Presiden 75/2019 yang disetujui pada Oktober 2019 dan berakhir pemberlakukan kenaikan iuran BPJS Kesehatan per tanggal 1 Januari 2020 kemarin merupakan keputusan bersama, bukan keputusan per kementerian.

“Karenanya, saat di rapat komisi IX, Kemenkes menyatakan menyetujui. BPJS bahkan menyatakan akan bisa menutup kenaikan iuran dengan surplus. Sebagai orang yang pernah berada di pemerintah, saya kemudian mempertanyakan, dasarnya apa?” tegasnya.

Puan merasa bingung dengan pernyataan pemerintah yang mengaku BPJS Kesehatan akan surplus jika iuran semua kelas dinaikkan. Oleh karenanya, pihaknya meminta agar pemerintah tidak sembarang dalam mengambil keputusan.

“Saya juga minta kepada pemerintah tidak asal mengambil keputusan tanpa melihat kesimpulan yang lalu. Pemerintahan sekarang itu juga harus memahami apa yang sudah dilakukan periode lalu, begitu juga di DPR,” urainya.

Ketua DPP PDIP ini memahami apa yang menjadi keluh kesah anggota dewan dalam kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Menurut Puan, masalah kenaikan BPJS Kesehatan tidak bisa hanya dengan melihat satu dua persoalan.

"Semangat yang kita harapkan adalah bagaimana sistem jaminan sosial kesehatan itu betul-betul sehat. Sehat luar dalam, bukan hanya pelayanan, tapi sehat juga di dalamnya," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya