Berita

Kepala Bagian Komunikasi, Publikasi, dan Protokol Bapeten, Abdul Qohhar/RMOL

Nusantara

Bapeten: Paparan Radioaktif Menurun, Tapi Masih Di Atas Normal

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 | 14:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Paparan zat radioaktif berjenis Caesium-137 di sebuah lahan di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan sudah menurun secara signifikan. Kendati begitu, angka masih tetap di atas ambang batas normal.

Demikian yang diungkapkan oleh Kepala Bagian Komunikasi, Publikasi, dan Protokol Bapeten, Abdul Qohhar kepada wartawan di lokasi pada Minggu (16/2).

Abdul menjelaskan, pada saat awal ditemukan pada 31 Januari lalu, alat pendeteksi membaca laju paparan di lokasi mencapai 200 microsievert per jam. Padahal ambang batas normalnya adalah 0,03 microsievert.


"Waktu itu digali kedalaman 10 cm, itu sebelum menemukan sumbernya, naik paparannya menjadi 680 microsievert per jam," ungkap Abdul.

Namun setelah sumber ditemukan dan diambil, laju paparan turun menjadi 130 microsievert per jam.

"Karena masih jauh di atas background (ambang batas normal),akhirnya waktu itu dilakukan pengerukan, proses pengambilan tanah dan vegetasi," lanjutnya merujuk pada proses pengerukan yang sudah dimulai pada Rabu (12/2).

Dari hasil pengukuran per Kamis (13/2), diperoleh nilai laju paparan dengan angka 90 microsievert per jam. Kendati sudah menurun secara drastis, namun Abdul mengatakan proses pengerukan tanah masih dilakukan hingga nilai laju paparan kembali normal atau mendekati normal.

"Sampai nanti didapati nilai mendekati normal lagi, 0,03 lah kalau bisa, jadi wilayah ini sudah clean dan masyarakat bisa beraktifitas normal lagi," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya