Berita

Area Radioaktif/RMOL

Nusantara

Sering Konsumsi Sayur Dari Area Radioaktif, Warga: Alhamdulillah Nggak Apa-apa

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 | 14:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penemuan zat radioaktif berjenis Cesium-137 (Cs-137) di sebuah lahan di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan pada akhir bulan lalu mengejutkan warga sekitar.

Pasalnya, lahan tersebut kerap kali digunakan warga untuk bercocok tanam dan bahkan rumput di sana pun manjadi makanan ayam-ayam peliharaan.

Di samping lokasi itu juga ada sebuah lapangan voli, tempat warga sering berkumpul dan mejadi tempat bermain anak-anak.


Menurut Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Indra Gunawan, lahan yang terpapar zat Cs-137 sendiri dinilai sangat berbahaya.

Cs-137, dijelaskan Indra sangat tidak diterima oleh tubuh manusia. Jika zat tersebut ada dalam tubuh, dalam jumlah berapa pun bisa meningkatkan risiko kanker, katarak, hingga kemandulan pada laki-laki.

"Yang paling berbahaya bisa cancer (kanker), kalau dilihat oleh mata bisa katarak, atau juga kalau lama bisa infertilitas (kemandulan) pada lelaki," ujar Indra.

"Tapi semua itu nggak spontan," lanjutnya kepada Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, Minggu (16/2).

Kendati begitu, ketika ditanya kepada warga, warga mengaku selama ini sehat-sehat saja meski beraktivitas di sekitar lahan terpapar.

Bahkan, buah dari pohon nangka dan mangga yang tumbuh di atas lahan tersebut juga dikonsumsi oleh warga. Termasuk, ayam-ayam yang suka berkeliaran di sana.

"Saya kemarin-kemarin nyayur nangka dari pohon di sana, saya alhamdulillah nggak apa apa, anak saya tiga," ujar seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Pensiunan karyawan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) itu mengaku biasa saja dengan kejadian tersebut. Bahkan, dia mengaku, para pekerja Batan terbiasa dengan paparan yang lebih tinggi namun tetap sehat.

Hal yang sama juga dikatakan oleh dua ibu rumah tangga bernama Bu Dina dan Bu Kardin. Bu Dina mengatakan bahwa dirinya dan ibu-ibu lainnya sering bercengkrama di depan lahan tersebut. Dia juga mengkonsumsi ayam yang suka berkeliaran di sana.

“Alhamdulillah saya sama keluarga baik-baik saja. Semua yang ada di sini juga gitu, nggak ada apa-apa," ujar Bu Dina.

Menimpali, Bu Kardin juga mengatakan beberapa hari yang lalu sebuah pohon mangga sedang panen dan hasil buahnya juga dibagi-bagikan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya