Berita

Area terkontaminasi zat radioaktif/RMOL

Nusantara

Warga Masih Beraktivitas Dekat Tanah Terkontaminasi, Batan: Tidak Apa-apa

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 | 10:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tindak lanjut dari penemuan zat radioaktif oleh Badan Pengawas Nuklir (Bapeten) di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan dilakukan dengan pengerukan sisa tanah yang terkontaminasi (clean up) pada Minggu (16/2).

Kendati clean up masih dilakukan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), namun para warga sudah mulai melakukan aktivitas seperti biasa di area sekitar. Seperti berolahraga di lapangan yang memang berdekatan dengan area terkontaminasi.

Dari pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lapangan pun, warga juga menonton dan berkumpul di sekitar garis polisi yang dipasang di sekitar area. Garis polisi dipasang melingkar dengan radius 10 meter dari pusat tanah yang terkontaminasi radioaktif.


Menanggapi hal ini, Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama Batan Heru Umbara mengungkapkan pihaknya memang telah mengimbau warga untuk beraktivitas seperti sehari-hari.

“Nggak apa. Nanti dengan Bapeten (diinformasikan) ada batasan amannya, toleransinya. Asal jangan 24 jam terus-terusan di sini," ujar Heru.

"Jadi sebenarnya kami sudah mengimbau pada warga di sini silakan tetap melakukan aktivitas seperti sedia kala. Yang menjadi perhatian mungkin jangan masuk ke dalam pita yang ditengah itu. Jadi kalau police line itu untuk keamanan," lanjutnya.

Pernyataan Heru sendiri merujuk pada 2 lapis garis keamanan yang telah dipasang sebelumnya.
 
Di mana garis berwarna oranye merupakan ambang batas radiasi. Sementara garis polisi untuk ambang batas keamanan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya