Berita

Daerah paparan radiasi nuklir/RMOL

Nusantara

Bapeten: Paparan Radiasi Nuklir Di Tangsel Jenis Caesium, Bisa Bikin Mandul Dan Kanker

SABTU, 15 FEBRUARI 2020 | 18:16 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kepala Biro Hukum, Kerja sama dan Komunikasi Publik, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Indra Gunawan langsung mengecek lokasi adanya paparan radiasi nuklir di Perumahan Batan Indah, Setu, Tangsel, Sabtu (15/2).

Indra menjelaskan, paparan radiasi berawal dari peralatan Bapeten yang menemukan paparan radiasi dan langsung melokalisir lokasi.

"Kita ketahui dari perlatan kita pada saat melakukan pemeriksaan reguler pengukuran backkground di wilayah ini. Dan diketahui ada paparan radiasi yang meningkat sehingga tim memutuskan melokalisir daerah ini," ujar Indra dilokasi, Sabtu (15/2) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLBanten.


Di area tanah kosong 10x10 meter yang merupakan titik sumber paparan radiasi, kemudian spot tanah tersebut diangkat untuk dilakukan pengecekan lebih dalam.

"Kemudian diketahui di area 10x10 meter ada beberapa spot yang ditengarai sumber radiasi yang sudah diangkat. Setelah diangkat, tetap pastikan masih tinggi atau tidak. Selanjutnya ada tahapan teknis mengangkat tanah, sampai berapa lama belum tahu dan berapa dalamnya, intinya sampai tenang," ungkapnya.

Diketahui radiasi tersebut bernama ilmiah caesium (Cs 137), jika terpapar kelebihan ke manusia akan menimbulkan bahaya.

"Kalau bahaya secara umum bahaya, itu kan memancarkan radiasi dari jumlah tertentu tidak baik untuk kesehatan. Secara umum radiasi penyebab kanker, kedua mandul," ucap Indra.

Bapeten juga akan mencari tahu, mengapa benda tersebut bisa berada di Batan Indah. Dan, ini masih dalam penyelidikan Bapeten.

"Karena ini bukan tempat untuk membuang hal semacam itu. Karena barang itu tidak bisa berjalan sendiri kesini artinya ada orang yang meletakan atau membuang sehingga barangnya ada disini," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya