Berita

Ilustrasi guru honorer demo/Net

Politik

Pekan Depan Ribuan Guru Honorer Akan Demonstrasi, Ini Tuntutannya

SABTU, 15 FEBRUARI 2020 | 16:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ribuan guru honorer berencana akan kembali melakukan aksi demonstrasi pada 20 Februari 2020 mendatang. Rencananya, mereka akan menagih Keputusan Presiden (Keppres) tentang Pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K).

Demikian disampaikan Pembina Federasi Guru dan Tenaga Honorer Swasta Indonesia (FGHTHSI) Didi Suprijadi kepada wartawan seusai mengisi diskusi bertajuk "Skema Dana BOS Kenapa Diubah?" di Ibis Hotel, Bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/2).

"P3K selama ini kan sudah 1 tahun, tes sudah 1 tahun, sudah dinyatakan lulus tapi belum ada SK-nya belum diangkat belum digaji itu tuntutan itu salah satunya," tegas Didi Suparijadi.


Selain soal SK pengangkatan, juga terkait penghapusan P3K agar jangan terjadi. Sebab, tenaga hororer bakal kehilangan kesempatan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau status CPNS.

Ketua PB PGRI Masa Bakti XXI itu menuturkan sejumlah tuntutan yang dibawa para guru honorer itu juga sekaligus menyikapi skema baru pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Yang ketiga 50 persen ini bener-bener untuk guru-guru honorer, jangan nanti kayak dulu 50 persen untuk semua guru. Guru-guru yang lain juga ngikut, karena dulu kan judulnya belanja pegawai kalau sekarang judulnya khusus guru honorer pasal 9 bagian i itukan tertulis guru honorer," demikian Didi Suprijadi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya