Berita

Kapolri saat menyalami Sri Handayani usai upacara korps raport/RMOL

Presisi

Kesetaraan Gender, Kapolri Naikkan Pangkat Mantan Capim KPK Sri Handayani

KAMIS, 13 FEBRUARI 2020 | 18:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Seabanyak 42 perwira tinggi (Pati) Polri naik pangkat. Dari jumlah tersebut, ada dua anggota polisi wanita atau Polwan yang turut mendapat kenaikan.

Dua Polwan tersebut yakni mantan Calon Pimpinan (Capim) KPK, Irjen Sri Handayani sebagai Widyaiswara Sespim Lemdiklat Polri dan Brigjen Apriastini Bakti Bugiansri.

Dalam sambutanya di korps raport kenaikan pangkat, Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan bahwa kenaikan tersebut sebagai bentuk kesetaraan antara Polwan dan Polisi Lelaki atau Polki.


Bahkan, bukan tidak mungkin Kapolri dalam waktu dekat aka menjadikan Polwan sebagai salah satu Kapolda.

"Jangan salah kalau 2-3 bulan ke depan ada Polwan yang mungkin bisa saya angkat jadi Kapolda," kata Kapolri Jenderal Idham di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/2).

Ia memastikan, Polri di bawah kepemimpinannya tidak akan memberikan ruang bagi personel yang kerap menghadap pimpinan untuk mencari jabatan.

"Agar siapa yang terbaik dia yang naik, bukan dengan kasak-kusuk, bukan dengan menghadap. Bekerja lah yang terbaik karena kalau kalian bekerja terbaik, organisasi yang akan mencari kalian," katanya.

Dari puluhan anggota Polri yang naik pangkat, tak satupun yang dikenali Kapolri. Menurutnya, proses kenaikan pangkat sudah sesuai mekanisme Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).

"Tidak ada satu pun juga yang WA (WhatsApp) saya. Semua melalui mekanisme Wanjak, ada yang KPLB (Kenaikan Pangkat Luar Biasa). Itu juga karena prestasinya," ucapnya.

Ditambahkan Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal, institusi kepolisian memberikan hak yang sama bagi Polwan untuk merintis jenjang karier sampai ke atas.

“Kan sudah terbukti ada bintang 2 yang belum bintang 3 saja," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya