Presiden Filipina Duterte/Net
Presiden Filipina Duterte/Net
RMOL. Amerika Serikat menyayangkan keputusan pemerintah Filipina yang mengakhiri perjanjian militer Visiting Forces Agreement (VFA).
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Mark Esper, mengatakan Pentagon baru mengetahui langkah Filipina itu beberapa jam terakhir. Ia ingin mendengar langsung kabar tersebut dari komandan militer AS sebelum membuat kebijakan terhadap keputusan Presiden Filipina, Duterte.
Di bawah perjanjian VFA yang ditandatangani pada 1988, pesawat dan kapal militer AS diizinkan bebas masuk ke Filipina. Personel militer AS juga dikenai visa berlibur dan kebijakan paspor di bawah perjanjian.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
UPDATE
Senin, 14 September 2026 | 03:18
Senin, 14 September 2026 | 02:55
Senin, 14 September 2026 | 02:29
Senin, 14 September 2026 | 01:54
Senin, 14 September 2026 | 01:24
Senin, 14 September 2026 | 00:55
Senin, 14 September 2026 | 00:33
Senin, 14 September 2026 | 00:11
Minggu, 13 September 2026 | 23:48
Minggu, 13 September 2026 | 23:24