Berita

Ketua DPC PDIP Bandung, Harjoko/RMOL

Nusantara

PDIP Yakin Kasus Harun Masiku Tak Berpengaruh Di Pilbup Bandung

KAMIS, 13 FEBRUARI 2020 | 04:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kasus suap yang menjerat Harun Masiku, diyakini PDIP Kabupaten Bandung tidak akan memengaruhi kredibilitas partai berlambang banteng dalam kontestasi Pilbup Bandung 2020.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Bandung, Harjoko Sangganagara mengatakan, saat ini seluruh masyarakat, tak terkecuali diwilayahnya sudah cerdas dan lebih paham bagaimana melihat kasus tersebut.

“Makanya kami yakin (kasus Harun Masiku) itu tidak berpengaruh ke PDIP di Kabupaten Bandung yang tengah menatap kontestasi Pilbup Bandung, karena kasus itu bukan di sini,” ujar Harjoko, Rabu (12/2) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOlJabar.


Harjoko mengklaim, semua pengurus, kader, dan grassroot di PDIP Kabupaten Bandung masih tetap bisa menjaga etika dan sikap politiknya. Terlebih, hingga saat ini tidak ada kasus yang menjerat jajarannya.

“Untuk dinamika di Kabupaten Bandung PDIP kan baik baik saja. Jadi dalam menyikapi (kasus Harun Masiku) itu kami tanpa beban. Kami sih fokus bergerak demi meraih kemenangan di Pilbup,” ungkapnya.

Disinggung kasus Harun Masiku akan membuat kepercayaan pemilih dan konstituen hilang terhadap figur PDIP yang akan diusung dalam Pilbup Bandung, Harjoko optimis hal tersebut tidak akan terjadi.

“Ya kami tetap tidak cemas apalagi sampai merusak citra partai atau figur (bakal calon dari PDIP) nanti. Oleh karena itu demi menjawab keraguan kami terus berjuang dan bakal memasifkan sosialisasi,” ucapnya. 

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya